Senin, 08 Mei 2017

Yonif PR 330/TD Gelar Kujang Cup 2017

kujang cupBANDUNG (HK)- Batalyon Infanteri Para Raider 330/Tri Dharma Kostrad berusaha mencari bibit unggul atlet sepakbola di Indonesia, terutama di wilayah Bandung Raya dan sekitarnya. Hal ini dilakukan bersamaan dengan melakukan pembinaan terhadap para atlet, sehingga bisa berprestasi di tingkat nasional.
Demikian dikatakan Komandan Batalyon Infanteri Para Raider 330/Tri Dharma Kostrad yang juga penanggungjawab kegiatan Letkol Infanteri Kamil Bahren Pasha di sela-sela pembukaan “Football Open Tournament Kujang Cup 2017 ke-22” di Markas Komando (Mako) Yonif Para Raider 330/TD Kostrad, Desa Mandalawangi, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (4/5).

“Kehadiran PS TNI di Liga 1, maka tidak menutup kemungkinan para bibit unggul tersebut, kelak akan bisa bergabung dengan klub sepakbola kebanggaan Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada umumnya dan masyarakat Indonesia umumnya,” kata Danyonif Para Raider 330/TD Kostrad.

Bahkan, menuru Kamil, sejumlah pemain profesional ternama pernah ikut dalam kompetisi Kujang Cup ini antara lain Ferdinand Sinaga (PSM Makassar), Prada Ali Kurniawan (PS TNI), Prada Frets Butuan (PSMS Medan), dan Prada Miftah (PS AD).

“Kejuaraan ini merupakan bentuk rasa syukur kami kepada Tuhan YME atas Ulang Tahun ke-65 Bataylon Infanteri Para Raider 330/TD pada tanggal 25 April 2017 lalu. Kami berharap kegiatan ini tetap bersama-sama menjaga sinergitas antara TNI dengan rakyat, sehingga kami dapat menjalankan tugas pokok dengan profesional dan berhasil. Karena TNI berasal dari rakyat dan untuk rakyat,” harapnya.

Tema yang diusung “Tunjukkan Nyalimu, Jadilah Juara”. Turnamen ini dipimpin langsung Letkol Infanteri Kamil Bahren Pasha sebagai penanggungjawab kegiatan, Lettu Inf E.D Fernando (Ketua Panitia), dan Lettu Inf J. Ginting sebagai koordinator umum.

Ia mengatakan, tahun ini, peserta turnamen berjumlah 80 tim yang berlaga di Football Open Tournament Kujang Cup 2017 ke-22, sedangkan kejuaraan telah dilaksanakan sejak tahun 1990. “Kami mengajak seluruh pihak untuk menonton bersama pertandingan ini, sehingga spirit sportivitas dan kompetisi fair play bisa menyemangati masyarakat terutama di kawasan Bandung Raya ini,” ujarnya.

Danyonif Para Raider 330/Tri Dharma Kostrad menambahkan, selain sepakbola, kegiatan lain yang diselenggarakan adalah Anjangsana ke Warakawuri sebagai bentuk penghargaan kepada istri-istri para pejuang (veteran), serta Riung Mumpulung (mengumpulkan para Kujang Senior yang dulu pernah bertugas di Yonif Para Raider 330/TD mulai dari pangkat terendah hingga pangkat tertinggi).

"Kami juga minggu depan akan kembali menggelar Wayang Golek dengan Dalang Dadan Sunandar Sunarya dari Putra Giri Harja 3 guna menghibur dan mengajak seluruh masyarakat Jawa Barat, khususnya di wilayah Yonif Para Raider 330/TD Kostrad untuk tetap mempertahankan tradisi dan budaya asli Jawa Barat," pungkasnya.

Turnamen yang diawali dengan proses pendaftaran sejak 23 April- 4 Mei 2017, pembukaan 4 Mei, serta pelaksanaan turnamen sejak akhir pekan ini hingga 23 Juni mendatang dan kali ini tema yang diusung “Tunjukkan Nyalimu, Jadilah Juara”. Turnamen ini dihadiri Lettu Inf E.D Fernando  selaku Ketua Panitia, dan Lettu Inf J. Ginting selaku koordinator umum. (r/and)

Share

0 komentar:

Posting Komentar