Senin, 08 Mei 2017

Tepis Radikalisme Wujudkan Persatuan

TNI-Polri Tingkatkan Sinergisitas

NONGSA (HK) - Guna menepis berkembangnya paham radikalisme yang berkembang belakangan ini, TNI-Polri berkomitmen menggalang serta meningkatkan sinergisitas dan soliditas demi menjaga keutuhan NKRI dan Kebhinekaan Bangsa Indonesia.
Komitmen tersebut menjadi tema utama dalam coffe morning yang dilaksanakan TNI-Polri, Senin (8/5) pagi, di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, Nongsa, sebagai bentuk kekompakan, serta kebaikan secara bersama, demi tercipta kerukunan, serta kekompakan dalam mengemban amanah Undang-undang.

Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI, Cucu Somantri mengatakan tantangan Indonesia untuk menjaga keutuhan NKRI, dan Kebhinnekaan semakin besar dengan banyaknya sumber daya yang dimiliki.

"Harus kita pahami, negara yang memiliki sumber daya alam sangat besar seperti Indonesia, saat ini menjadi incaran bagi bangsa bangsa lain di dunia yang ingin menguasai sumber tersebut. Sehingga, tantangan ke depan bagi TNI-Polri itu adalah, untuk mempertahakan NKRI yang semakin besar," kata Mayjen TNI Cucu Somantri, dalam sambutannya, Senin (8/5) pagi, di Graha Lancang Kuning Polda Kepri.

Pada 2015 lalu, papar Mayjen TNI Cucu, jumlah penduduk seantero dunia ini telah mencapai sekitar delapan miliar, sehingga setiap tahun pertumbuhanya semakin besar hingga 30 persen. Maka pada 2045 nanti, diperkirakan akan mencapai 12 miliar.

"Semua butuh makan dan hidup. Sementara, sumber daya alam yang ada itu sangat terbatas, dan sebagian besar hanya ada di negara kawasan equator. Nah, inilah tantangan paling besar untuk mempertahankan NKRI, dari sikap adu domba yang kita sinyalir telah dikembangkan bangsa bangsa lain untuk menguasai Indonesia," papar Mayjen TNI Cucu.

Cucu mengatakan, saat ini banyak pihak yang ingin memanfaatkan TNI dan Polri selaku tonggak utama demi menjaga keutuhan NKRI demi kepentingan politik maupun bisnis tertentu. Contohnya bisnis narkotika dan syber crime.

"Peran TNI-Polri masih kekuatan utama untuk pemerasatu bangsa Indonesia ini. Sehingga, banyak pihak yang ingin menghancurkan dan mengadu domba antara dua lembaga ini, untuk menghancurkan keutuhan NKRI. Baik dari sisi politik maupun bisnis," kata Pandam.

Ditempat yang sama, Kapolda Kepri, Irjen Pol Sam Budigusdian dalam sambutannya mengatakan, adapun satu bentuk sinergitas tersebut, dapat ditunjukkan saat menggelar berbagai kegiatan di lapangan, dengan melibatkan banyak pihak, khususnya bagi TNI-Polri.

"Kita meminta kepada seluruh kepala kesatuan, mensosialisasikan sinergitas TNI Polri ini, demi menjaga Kebhinekaan dan NKRI dengan benar. Sehingga, tidak terjadi sebuah perselisihan atau konflik saat menjalankan tugas masing masing di lapangan," kata Irjen Pol Sam Budigusdian.

Bahkan, ungkap Kapolda, kedepannya dalam setiap kegiatan di lapangan dan di internal dapat kita lakukan secara bersama-sama. "Yakni, seperti olahraga bersama, menggelar kegiatan ibadah bersama, dan membuat acara hiburan bersama sama," ungkap Kapolda Kepri ini.

Menurut Irjen Sam Budigusdian, saat ini sinergitas antara TNI-Polri itu telah berjalan baik. Sebab, hal tersebut sudah sesuai dengan arahan bapak Kapolri dan bapak Panglima TNI. "Dan meskipun telah demikian halnya, tetap harus terus ditingkatkan, mengingat tantangan semakin besar," sebut Irjen Sam.

"Mari, bagi kita seluruh kepala kesatuan, agar memberikan pemahaman lebih mengenai pentingnya menjaga NKRI, dan Kebhinekaan, sehingga tak mudah untuk dipengaruhi dan diadu domba oleh pihak-pihak lain yang tidak ingin negara kita ini utuh," tegas Kapolda.

Irjen Sam juga mengatakan, wilayah Kepri yang berbatasan dengan sejumlah negara tetangga juga rawan menjadi sasaran diadu domba bangsa lain, yang pada akhirnya merugikan Bangsa Indonesia.

"Memang, saat ini pengaruh bangsa lain sudah mulai masuk ke Kota Batam  dan ke Kepri ini. Tapi ingat, wahai para negara tetangga jangan pernah untuk mencampuri urusan negara dan bangsa kami. Sebab, kami tidak akan tinggal diam untuk menegakkan kebenaran dan keutuhan NKRI tercinta ini," pungkas Kapolda Kepri.

Acara coffe morning yang digelar sejak pukul 8.30 WIB tersebut, juga dihadiri oleh semua kepala satuan tugas TNI-Polri. Diantaranya itu Danrem 033/WP, Danguskamla Armabar, Danlantamal IV, Danlanud Tanjungpinang, Danlanal Batam, Kepala BNNK, pejabat utama polda kepri, para Kapolres/ta jajaran Polda Kepri, para perwira dari TNI maupun para perwira Polda Kepri. (vnr).

Share

0 komentar:

Posting Komentar