Nakhoda Kapal yang Hilang
KARIMUN (HK)-Aseng (70), nakhoda Kapal Motor Intan Jaya yang tenggelam setelah dihantam gelombang laut pada Selasa (13/12) lalu ditemukan tewas mengapung di sekitar perairan Pulau Lalang, Kecamatan Kundur Barat, Kamis (15/12) sekitar pukul 10.30 WIB. Jasad Aseng ditemukan pertamakali oleh Norman, nelayan setempat.
Kepala Satuan Polair Polres Karimun Iptu Sahata Sitorus mengatakan, saat melaut Norman melihat sesosok tubuh manusia terapung di sekitar Pulau Lalang. Begitu didekati, ternyata yang terapung itu adalah mayat Aseng yang sudah beberapa hari ini sedang dicari.
" Begitu nelayan tersebut menemukan korban, dia segera memberi tahu kepada nelayan lain, dan menyampaikan informasi itu ke petugas di Pelabuhan Selat Beliah, Kundur Barat. Kemudian, jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah duka di Selat Beliah," ungkap Sahata Sitorus.
Sahata Sitorus dalam kesempatan itu, mengimbau seluruh nelayan ataupun nakhoda kapal agar selalu berhati-hati saat melaut. Pasalnya, saat ini masih berlangsung musim angin utara. Musim angin ini memang ditakuti nelayan. Karena, angin yang datang berhembus kencang disertai gelombang yang kuat.
Sebelumnya diberitakan, Kapal Motor (KM) Intan Jaya GT 06 tenggelam di sekitar Pulau Timun dan Pulau Lalang, Kecamatan Kundur Barat, Selasa (13/12) sekitar pukul 18.00 WIB. Kapal tersebut tenggelam setelah dihantam gelombang besar. Nakhoda kapal, Aseng pun langsung menghilang saat peristiwa itu terjadi.
Informasi yang dihimpun, KM Intan Jaya baru saja kembali usai mensuplai air tawar dari Selat Beliah untuk kebutuhan Kapal Isap Produksi (KIP) Timah Paramurai I. Namun, sewaktu pulang menuju Selat Beliah, kapal tersebut tiba-tiba saja dihantam gelombang besar hingga tenggelam.
"Pada saat kapal tenggelam, nakhoda kapal, Aseng ikut tenggelam. Sementara, anak buah kapal (ABK) lainnya, Aswir berhasil selamat. Begitu mengetahui adanya kapal tenggelam, anggota TNI AL Posmattu dibantu nelayan setempat melakukan pencarian," ungkap Danlanal Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Bina Irawan Marpaung, Rabu (14/12).
Dalam satu minggu terakhir, terjadi 3 kecelakaan laut di sekitar perairan Karimun. Kejadian pertama menimpa Kapal Layar Motor (KLM) Kuala Angkasa. Kemudian, Minggu (12/12) sekitar pukul 05.30 WIB tongkang Bina Marine 108 menabrak Kapal Tugboat (TB) Maju VIII dan terakhir KM Intan Jaya yang dinakhodai Aseng. (ham)
Share
0 komentar:
Posting Komentar