Rabu, 12 April 2017

Pencaker Lirik Galangan Malaysia

BATAM (HK) -- Ratusan pencari kerja (pencaker) melirik pekerjaan untuk galangan kapal yang ada di Malaysia. Hal ini terjadi akibat sulitnya mencari pekerjaan seperti galangan kapal di kepulauan Riau (Kepri) pada umumnya di kota Batam khususnya.
Pantauan di lapangan, ratusan pencaker berkumpul di depan PT Rotary Engineering Indonesia di kawasan Sintai, Tanjung Uncang, Batuaji, Rabu (12/4) siang. Mereka ingin melamar pekerjaan untuk lowongan kerja di Malaysia.

Ratusan calon pekerja ini memadati pintu masuk perusahaan untuk mengisi formulir dan diwawancari oleh pihak PT Bidar Timur Group (BTG). Setelah diterima, nantinya para calon pekerja ini ditempatkan di negara Malaysia. Para pelamar disuruh masuk per 10 orang untuk mengikuti tes dan wawancara.

"Kita hanya menyediakan tempat saja. Yang membuka lowongan itu adalah PT Bidar Timur Group (BTG) bertempat Malaysia," kata Dudi, petugas sekuriti yang berjaga di pintu gerbang. Lowongan kerja tersebut dibuka untuk helper, fitter, elektrical dan bagian Blasting. "Semua bidang pekerjaan di galangan ada, kalau penempatannya nanti pihak perusahaan yang atur," katanya lagi.

Tapi, untuk beberapa bidang seperti Fitter dan Electrik lamarannya melalui, email dari perusahaan PT Bidar Timur Group (BTG) yang berkantor di Cilegon, Jakarta. "Jadi, disini hanya bidang helper dan lamarannya bawa langsung," ujarnya Dudi lagi.

Di lapangan, Ridar, salah satu calon pekerja yang ikut tes mengatakan, jika dirinya sudah lima bulan menganggur di Batam. Jadi apa pun yang terjadi terpaksa dirinya ikut ke Malaysia kerja.

"Memang jaman sekarang ini sangat susah cari kerja di Batam apalagi digalangan kapal. Jadi daripada tidak bekerja, kemanapun tak jadi masalalah, yang penting kerja dulu memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari," ceritanya saat itu.

"Sebenarnya kalau dihitung-hitung rugi juga, karena gaji yang mereka tawarkan 6-9 ringgit Malaysia perjamnya. Sementara kita kerja jauh dari keluarga," sambungnya kembali.

Hal yang sama, Hasiholan, pelamar lainnya yang memilih bidang elektric mengatakan, dirinya sudah selesai tes dan gaji yang ditawarkan 10 ringgit Malaysia perjamnya. Tapi untuk fasilitas lainnya tidak ada dibicarakan.

"Nanti belum tahu seperti apa, kalau sudah diterima, hari ini kita hanya ikuti tes dan interview saja," kata Hasiholan. Ketika ditanya dimana lokasi PT BTG tersebut, Hasiholan mengatakan juga dirinya belum mengetahui akan dipekerjakan dimana.

"Katanya kerjanya sama seperti di galangan, tetapi belum tahu juga apakah bangun kapal baru atau repair, kita juga belum tahu nantinya berangkat dari mana, solanya disini hanya perekrutan saja, kantornya di Jakarta," kata Hasiholan.***(ded)

Share

0 komentar:

Posting Komentar