Sekretaris DPD PArtai Dmokrat Jatim Renville Antonio (paling kanan) bersama Sekjen DPP Partai Demokrat Hinca IP Pandjaitan dan Koordinator MMD Jatim Bayu Airlangga (kiri) menunjukkan stiker Muda Mudi Demokrat yang dipasang di handphone masing-masing. Foto: Sarifa-lensaindonesiaLENSAINDONESIA.COM: Muda Mudi Demokrat (MMD) Jawa Timur telah diresmikan. Setelah dilaunching beberapa waktu lalu, kini MMD siap bergerak untuk ikut membesarkan nama Partai Demokrat Jawa Timur.
Hal ini ditandai dengan diresmikannya kantor baru MMD di Semolowaru Timur II/87 Surabaya oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat Hinca IP Pandjaitan, Rabu (29/3/2017) malam.
Peresmian ditandai dengan potong tumpeng di kantor baru dan dilanjutkan dengan acara santai berkumpul bersama para anggota MMD se-Jatim.
“Kami bangga dengan Muda Mudi Demokrat seperti di Jatim ini. Muda Mudi Demokrat Jatim ini akan jadi epicentrum terbentuknya kader-kader muda Partai Demokrat dari daerah lain se-Indonesia,” ujar Hinca ditemui LICOM di Kantor MMD Jatim.
Pihaknya mengaku bangga dan terharu karena baru terbentuk saja MMD Jatim telah bisa merekrut mencapai 14 ribu anggota. Ke depan, Hinca mengusulkan MMD Jawa Timur juga bisa menjadi kost-kostan bagi para anak muda di Jatim. Kost atau rumah buat muda-mudi ini selanjutnya akan dijadikan semacam sekolah lemhanas khusus pendidikan soal politik sejak dini.
“Dalam kost-kostan muda mudi nantinya akan diberi pendidikan politik satu bulan sekali. Kita ingin para muda-mudi ini turut ikut membangun dan memajukan bangsa melalui politik. Mari berpolitik dengan tidak berkerut, karena di Demokrat itu asik dan menjanjikan,” cetusnya.
Karena itu Koordinator MMD Jatim Bayu Airlangga ditargetkan untuk segera mewujudkan hal ini dengan membuka pendaftaran di level SMA maupun universitas. Hinca lanjut menjelaskan dengan demikian jika pendidikan politik diberikan sejak dini, maka akan bermunculan banyak re-generasi asal partainya.
Pihaknya juga meminta kepada pengurus DPD Demokrat Jawa Timur agar memberi kesempatan MMD Jatim masuk dalam struktur pengurus partai. “Penerus dan re-generasi ini sangat perlu dilakukan agar muncul pemimpin baru dari Jatim untuk mengembangkan Demokrat Jaya pada 2019 mendatang,” tegasnya.
Ditambahkan Bayu Airlangga, organisasi MMD Jatim ini dibentuk untuk merangkul kalangan muda yang cenderung kurang berminat pada dunia politik. Dari hal ini diharapkan bisa menjadi jembatan anak muda untuk masuk ke dunia politik.
“Masih banyak anak muda yang apolitis, bahkan menjaga jarak dengan partai politik. Karena itu, MMD ini menjadi jembatan bagi mereka untuk pelan-pelan mengenal dunia politik,” kata Bayu yang juga menantu Ketua DPD Demokrat Jatim Soekarwo ini.
Mneurutnya, meskipun baru jalan sekitar tiga bulan namun MMD Jatim telah melakukan banyak kegiatan. Mulai dari bakti sosial (baksos) ke sejumlah daerah pelosok di Jatim, membedah rumah warga miskin di Jatim hingga membentuk MMD di beberapa kabupaten/kota di Jatim mulai dari Surabaya, Kediri juga Tulungagung.@sarifa
0 komentar:
Posting Komentar