SEKUPANG (HK) - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Batam menggelar Bimbingan teknis (Bimtek) Pokja Penyuluh Agama PNS Tahun 2017, Selasa (21/3) di Aula Kemenag Batam Jl Mesjid Raya Baiturrahman, Sekupang.
Acara yang dibuka secara resmi oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Kepri Marwin Jamal, dihadiri 17 penyuluh PNS dan 102 penyuluh non PNS sebagai peserta Bimtek sebagaimana laporan Ketua Panitia, Mulyadi. Dan diakhir dilakukan penyerahan secara simbolis SK oleh kakanwil kepada 3 orang penyuluh non PNS yang mulai berlaku sejak 1 januari 2017, dan untuk penyuluh non PNS SK-nya berlaku selama 3 tahun saja 2017– 2019.
Kakan Kemenag Batam Zulkifli Aka dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada kakanwil, ditengah kesibukannya dapat hadir dalam kegiatan ini. Menjadi penyuluh bukan tugas yang ringan, karena penyuluh terus berhadapan dengan masyarakat dengan berbagai persoalan dan tantangan.
"Bagaimana menghadapi itu semua, dibutuhkan trik-trik yang jitu. Zaman terus berkembang dan maju, persoalan juga demikian. Bagaimana paradigma penyuluh kedepan, mudah-mudahan kakanwil dapat memberikan solusinya," tekannya.
Kakanwil Kemenag Kepri Marwin Jamal sebelum membuka secara resmi Bimtek Penyuluh, dalam sambutannya menuturkan bahwa penyuluh itu berfungsi sebagai motivator, konsultan dan narasumber.
"Sebagai motivator artinya tukang motivasi masyarakat. Misalnya didalam masyarakat belum ada majelis taklim, ayo kita hidupkan majlis taklim dan sebagainya. Artinya apa yang bisa kita buat untuk masyarkat. Bukan apa yang masyarakat bisa berikan untuk kita," tegasnya.
Konsultan, artinya penyuluh itu sebagai tempat bertanya. Jadi penyuluh itu harus siap untuk tempat bertanya masyarakat. Menjawab harus dengan benar, jangan sembarang jawab. Miliki referensi yang banyak. Karena persoalan yang ditanya oleh masyarakat bermacam-macam.
"Narasumber, artinya menjelaskan lagi, bahwa penyuluh itu siap dipanggil sebagai pemberi materi, sebagai penceramah, pembaca doa dan sebagainya," katanya lagi.
lebih lanjut Kakanwil menyampaikan, penyuluh itu berasal dari kata suluh artinya menerangi. Artinya penyuluh itu harus mampu menerangi orang lain. Tapi harus diingat juga, jangan hanya menerangi orang, sedangkan diri sendiri tidak diterangi.
"Jadi terangi diri kita dulu baru menerangi orang lain. Memang tugas penyuluh itu cukup berat," ujarnya.
Hadir dalam pembukaan bimtek itu Kakanwil Kemenag Kepri Marwi Jamal, Kabid Urais Kanwil Kemenag Kepri Erman Zaruddin, Kakankemenag Batam Zulkifli, Kasubag TU Kemenag Batam Sarbaini, Kasi Bimas Islam Kemenag Batam HM. Amanuddin dan seluruh penyuluh PNS dan Non PNS se-Kota Batam. (iks)
Share
0 komentar:
Posting Komentar