Kamis, 05 Januari 2017

Warga Kepulauan Seribu: Ahok tak menistakan agama

Warga kepulauan Seribu datang ke Posko Ahok-Djarot di Rumah lembang untuk menyampaikan dukungan, Kamis (05/01/2017). Foto:L6

LENSAINDONESIA.COM: Warga Kepulauan Seribu mengaku heran dengan kasus penistaan agama yang dituduhkan kepada calon Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Warga tidak merasa bahwa pernyataan Ahok saat berpidato di hadapan masyarakat Kepulauan Seribu beberapa waktu yang lalu itu sama sekali tidak menodai ayat suci dan agama mana pun.

“Warga Pulau Seribu bingung di mana penistaan agamanya? Pernyataan yang mana?” kata Abdi Yaman, warga Kepulauan Seribu saat mempertanyakan letak kesalahan Ahok di Posko Ahok-Djarot di Rumah Lembang, Jakarta Pusat, Kamis (05/01/2017).

Abdi menegaskan, bila saja Ahok sengaja menistakan agama, maka saat itu warga Kepulauan Seribu sendiri yang akan mengeroyok Ahok.

“Nyatanya, tak satu pun warga yang menuntut bahkan melaporkan Ahok ke polisi. Kalau di Pulau Seribu menistakan agama, enggak usah habib melaporkan, saya yang akan bacok Pak Ahok di sana,” tegas Abdi yang datang untuk memberikan dukukan kepada Ahok maju sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta itu.

Abdi mengakui bahwa kedatangannya ke Rumah Lembang ini merupakan  mendapat mandat dari Ketua RT tempat dia tinggal. Ia diminta menemui Ahok dan menyampaikan dukungan.

Dia menjelaskan, 99 persen warga Kepulauan Seribu merupakan Muslim, sehingga tak mungkin warga tak paham ayat yang disampaikan Ahok.

“Saya menuntut keadilan kepada Pak Ahok. Karena saya pribadi merasakan program Pak Ahok sejak SMA dengan terima KJP,” tandas Abdi.@LI-13

loading...

0 komentar:

Posting Komentar