JAKARTA (HR)-Pemerintah Jepang akan menggelontorkan dana sebesar 74 miliar yen untuk kesempatan berbisnis di bidang irigasi dan konservasi pantai.
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan, dana itu akan digunakan sebagai bentuk kontribusi pembangunan di Indonesia. "Jepang memutuskan akan menciptakan kesempatan bisnis dengan nilai total sekitar 74 miliar yen untuk bidang irigasi dan konservasi pantai," kata Abe di Istana Bogor, Minggu (15/1).
Ia mengatakan, Jepang juga akan mendukung Indonesia dalam pembangunan Pelabuhan Patimban dan pembangkit listrik. Dukungan akan dilakukan melalui perusahaan patungan (konsorsium) Jepang dan Indonesia.
Dukungan termasuk dalam kerja sama kereta api semi cepat Jakarta-Surabaya. "Melalui pembangunan infrastruktur berkualitas tinggi yang merupakan keunggulan Jepang," tuturnya. Hal ini dikonfirmasi Jokowi. Ia menuturkan, dalam pertemuan bilateral yang berlangsung sekitar satu jam, Indonesia memita Jepang membuka akses bisnis kereta api, hingga pertanian dan perikanan.
Jokowi menegaskan, dirinya sudah melakukan empat kali pertemuan bilateral dengan Abe dalam dua tahun terakhir. "Ini menunjukan Jepang merupakan salah satu mitra strategis terpenting bagi Indonesia di berbagai bidang," kata Jokowi.
Ia mencatat, investasi Jepang ke Indonesia sangat signifikan di tengah menurunnya perekonomian dunia. Januari hingga September 2016, Jepang berinvestasi di Indonesia hingga US$4,498 miliar. Angka ini meningkat dua kali lipat dibandingkan 2015.
Maritim dan Pertahanan
Tidak hanya itu, kedua belah pihak sepakat memperkuat kerja sama berbagai bidang, seperti kemaritiman dan pertahanan.
"PM Abe dan saya bersepakat terus meningkatkan kerja sama di bidang politik, ekonomi, maritim, dan sosial budaya. Upaya peningkatan kerja sama harus selalu disertai prinsip saling menguntungkan," terangnya.
Jokowi menyebutkan, kerja sama yang telah disepakati bersama dalam bidang kemaritiman dan pertahanan akan diaplikasikan dalam pengembangan Blok Masela dan pembangunan sentra kelautan dan perikanan terpadu di pulau-pulau terdepan Indonesia.
Hal ini disambut baik Jepang. Abe menuturkan, ia siap mendorong pengamanan laut dan pengembangan pulau-pulau kecil di Indonesia. Dukungan itu direalisasikan melalui forum maritim Indonesia-Jepang yang terbentuk Desember lalu.
"Sebagai sesama negara maritim bagi Jepang dan Indonesia, maka kerja sama kemaritiman adalah prioritas paling utama antara kedua negara," kata Abe.
Senang
Dalam kesempatan itu, PM Jepang Shinzo Abe mengaku senang dengan sambutan meriah yang dipersiapkan Presiden Joko Widodo. "Saya ucapkan terima kasih atas sambutan Pak Jokowi di Istana Bogor yang indah," ujarnya.
Penyambutan Abe memang berbeda dari biasanya. Abe merupakan pimpinan negara sahabat pertama yang disambut Jokowi di Istana Bogor. Selama ini, Jokowi selalu menerima kunjungan kenegaraan di Istana Merdeka, Jakarta.
Ratusan anak kecil juga berjejer di luar hingga dalam taman Istana Bogor menyambut kedatangan Abe sambil mengibarkan bendera kecil Jepang dan Indonesia. Kemeriahan juga semakin terasa dengan 12 pasukan berkuda 'mengawal' kedatangan Abe.
Kunjungan ini dianggap spesial karena Indonesia menjadi negara tujuan pertama kunjungan kenegaraan Abe tahun ini. Sebelumnya, Abe dan Jokowi sudah bertemu lima kali dalam dua tahun terakhir. “Ketika saya menuju ke Istana ini disambut anak kecil dan di lingkungan Istana saya disambut rusa," tutur Abe. Rusa-rusa yang bebas berkeliaran merupakan salah satu ciri khas Istana Bogor. (bbs/ cnn/dtc/)
Share
0 komentar:
Posting Komentar