Jumat, 16 Desember 2016

Bappenas luncurkan program Open Government

LENSAINDONESIA.COM: Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) meluncurkan Open Government 2016-2017 atau Program Rencana Aksi Keterbukaan Pemerintah.

Open Government ini merupakan kumpulan program kerja yang disusun sebagai komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerintahan yang lebih terbuka, partisipatif dan inovatif.

Menteri PPN yang dikenal dengan Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro ini mengatakan, dalam rencana melalui aksi keterbukaan ini nanti, diharapkan semua kalangan bisa melihat arah komitmen pemerintah pada perwujudan transparansi.

Tak hanya itu, menurutnya, lebih jauh hal itu bisa menyasar berbagai upaya lain seperti pencegahan korupsi, reformasi birokrasi, peningkatan kualitas kebijakan pemerintah, inovasi dalam pelayanan publik, dan meningkatkan peran publik.

“Melalui aksi ini, kita berkomitmen memperbaiki tata kelola pemerintah dan pelayanan publik. Untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis dan terpercaya,” papar Bambang di Gedung Bappenas, Jakarta, Jumat (16/12/2016).

Selanjutnya Bambang memaparkan, bahwa rencana aksi keterbukaan pemerintah ini akan disusun dengan lengkap, di dalam komitmen strategis 14 kementerian dan lembaga di tingkat nasional dan lima pemerintahan daerah. Komitmen ini diarahkan pada area yang dianggap krusial untuk perbaikan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Hal itu meliputi masalah keterbukaan informasi publik, keterbukaan anggaran dan pengadaan, pengelolaan aspirasi publik, dan juga perbaikan tata kelola darta di setiap instansi pemerintahan.

Dalam acara peluncuran Open Goverment ini, dihadiri antara lain Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara, Kepala Badan Informasi Geospasial Hasanuddin Zainal Abidin serta perwakilan dari kementerian dan lembaga lain.@yuanto

Sent from my Mi phone

loading...

0 komentar:

Posting Komentar