Syekh Ali Jaber mendapat perawatan medis karena ikut terkena gas air akibat rujus di penghujung demo. @foto istLENSAINDONESIA.COM: Bukan hanya tokoh ulama Ustadz Arifin Ilham yang mendapat perawatan medis karena terkena gas air mata akibat rusuh di penghujung demo menuntut kasus Gubernur DKI Jakarta (non aktif) Tjahaja Purnama (Ahok). Tapi, juga dialami KH Fakhrurazi dan Syekh Alijaber pada insiden Jumat malam (4/11/2016).
“Ust Arifin Ilham dan Syeikh Ali terkena tembakan gas air mata. Sempat di-evakuasi… Ya Allah, sampai seperti ini… Bantu doa dan retwit ya ,” tulis motivator Ippho Santoso, yang beredar di media sosial.
Ustadz Arifin pun sudah meluruskan dirinya tidak terluka hanya menghirup gas air mata saat polisi menghalau demo yang yang berujung rusuh. Ustadz saat itu kebetulan berupaya menenangkan massa. Sebelumnya, Ustadz bersama beberapa ulama bernegosiasi bersama Wapres Jusuf Kalla dan Menkopulhukam Wiranto serta Menteri Sekretaris Negara Ia bahkan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Selain Ustadz Arifin Ilham, ulama yang juga dilarikan ke rumah sakit karena serangan gas air mata, adalah KH Fakhrurazi dan Syekh Ali Jaber.
Ulama yang ikut mendukung demo dan menjadi korban kerusuhan aksi tersebut, mendapat simpati dari pengguna sosial media. Di Twitter, netter ramai-ramai mendoakan Syekh Ali Jaber dan para ulama ini. @yua/pojoksatu/licom_03
0 komentar:
Posting Komentar