Sabtu, 05 November 2016

PDIP tak mau gegabah tanggapi pidato Jokowi soal aktor politik di demo 4 November

jokowi-demo-rusuhPresiden Jokowi menuding kerusuhan di penghujung aksi damai ditunggangi aktor-aktor politik.

LENSAINDONESIA.COM: PDIP tak mau gegabah menanggapi pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut jika demo 4 November ditunggangi politik. Partai berlambang banteng moncong putih itu menunggu untuk mendapat informasi akurat soal hal tersebut.

“Waduh enggak tahu dong. Hahaha. Nanti kalau saya ngomong di-frame anu, nanti menimbulkan kegaduhan. Justru kami juga ingin memperoleh informasi yang lebih akurat lagi, dengann mencermati berbagai indikasi, berbagai petunjuk yang ada,” ujar Hendrawan di Jakarta, Sabtu (5/11/2016).

Menurut Hendrawan untuk menyikapi pidato presiden usai demo pihaknya mengingatkan seluruh jajaran kader PDIP selalu berhati-hati dan wasapada.

“Kami selalu mengingatkan seluruh jajaran kader kami, jadi kader-kader kami selalu diingatkan untuk hati-hati waspada, kita sudah memilih demokrasi, bukan mogokkrasi. Mogokkrasi itu kerumunan, kita memilih demokrasi. Kita memilih jalan musyawarah mufakat, semua permasalahan dibicarakan dengan hati yang tenang, dengan kepala dingin. Kami menilai memang negara tidak boleh kalah dengan premanisme. Itu sebabnya apa yang diimbau presiden menjadi semacam kebijakan kolektif‎ lah, kearifan kolektif, untuk para pelaku,” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menuding kerusuhan yang terjadi di Jakarta pada Jumat (4/11/2016) malam didalangi aktor-aktor politik yang memanfaatkan situasi.

“Kita menyesalkan kejadian ba’da Isya yang harusnya sudah bubar tapi menjadi rusuh. Dan ini sudah ditunggangi aktor-aktor politik yang memanfaatkan situasi,” kata Jokowi dalam jumpa pers usai rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (5/11/2016) dinihari. [email protected]

loading...

0 komentar:

Posting Komentar