PANTER – TANJUNG BALAI,
Masyarakat Tanjungbalai mengeluh akibat susahnya memperoleh gas elpiji 3 Kg dan
Harganya yang melonjak sampai 25 ribu pertabung.
Ungkap
salah satu warga tanjung balai bahwa selain susah harganya juga melonjak drastic.
“Sudah harganya mencekik
leher, gas LPG ukuran 3 kg juga juga sulit didapatkan. Saat kita
membutuhkannya. Tidak jarang, kita harus keluar masuk ke beberapa kedai kios,
baru bisa mendapakannya,” ujar Sayuti (45), salah satu warga sei merbau
Terkait
dengan kelangkaan gas elpiji 3 kg yang merupakan subsidi bagi masyarakat, Herna
Veva Amd dari Fraksi PDI Perjuangan pada saat membacakan pandangan umum
mendesak kepala Dinas Perdagangan dan Kabag Perekonomian untuk segera
menstabilkan harga dan melakukan evaluasi kinerja seluruh pangkalan yang ada di
Kota Tanjungbalai.
Karena
jika dihitung dari jumlah tabung untuk masyarakat sudah sangat mencukupi yaitu
sebanyak 126.945 tabung per bulan.
Pantauan Pewarta
Pantauan Terkini Tanjung Balai, amat banyak rumah makan, industry dan alat
angkut yang memanfaatkan gas LPJ 3Kg padahal dalam Pasal 3 ayat (1) Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor
104 Tahun 2007 Tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Penetapan Harga
Liquefied Petroleum Gas Tabung 3 Kilogram(“Perpres 104/2007”)
yang berbunyi: “Penyediaan dan
pendistribusian LPG Tabung 3 Kg hanya diperuntukkan bagi rumah tangga dan usaha
mikro”. (Kareem)

0 komentar:
Posting Komentar