Rabu, 02 November 2016

Ini penyebab mangkraknya proyek listrik 35 Ribu MW pantauan Gerindra

Proyek LN 35 Mega Watt mangkrak.

LENSAINDOENESIA: Mega proyek listrik 35 ribu mega watt digadang-gadang pemerintahan Joko Widodo. Sayangnya, proyek tersebut justru mangkrak. Setidaknya hal itu menjadi sorotan dari partai oposisi, Gerindra. Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono mengatakan terdapat beberapa penyebab mangkraknya proyek tersebut.

Pertama, proyek 35 ribu MW hanya sebagai cara menaikan grade perusahaan serta membuat propaganda seolah proyek besar itu dapat menaikan harga saham mereka. Kedua, pihak investor berpikir ulang terhadap proyek tersebut.

Ketiga, pihak investor khawatir masuk ke Indonesia, lantaran banyaknya pungutan liar dalam mengurus dokumen tender. Sehingga, kata Arief, nilai proyek pun bernilai mahal dan setidaknya mengurangi keuntungan investor.

“Proyek Listrik 35 ribu megawatt terhambat juga disebabkan para investor sangat tahu kalau pasokan Listrik saat ini berlebih, karena banyaknya pabrik-pabrik dan Industri yang tutup selama pemerintah Joko Widodo yang tidak pernah jelas dalam membuat sebuah kebijakan,” ujarnya di Jakarta, Rabu (2/11/2016).

Ia menilai banyaknya tarik menarik kepentingan dalam proyek tersebut menjadi mangkraknya program 35 ribu MW tersebut. Ia memprediksi dalam kurun waktu dua tahun di era pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, mega proyek 35ribu MW bakal kandas.

“Apalagi sekarang makin kacau alur birokrasi untuk perizinan proyek listrik,” pungkasnya. [email protected]

loading...

0 komentar:

Posting Komentar