Menteri Pertanian Amran SulaimanLENSAINDONESIA.COM: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menugaskan pembangunan irigasi untuk 3,97 hektar di seluruh Indonesia kepada Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.
“Untuk saluran irigasi, kami berencana membangun embung-embung, long storage di seluruh Indonesia. Luas areanya kurang lebih 3,97 juta hektar,” ungkap Menteri Pertanian Amran Sulaimanusai mengikuti rapat di Istana Negara, Jakarta, Selasa (11/10/2016).
Amran menjelaskan, selama ini area tadah hujan hanya produktif selama 6 bulan sehingga saat musim kering datang, aktivitas para petani berkurang drastis karena kekurangan air. “Enam bulan kekeringan, lahannya ‘tidur’ sehingga perlu dibangunkan embung-embung agar lahan bisa terus digarap,” terangnya.
Pembangunan irigasi di seluruh Indonesia itu akan dimulai pada tahun depan dengan anggaran sekitar Rp 22 triliun melalui beberapa kementerian. “Area pembangunan adalah daerah tadah hujan. Di pulau Jawa kurang lebih satu juta hektar yang tadah hujan. Kemudian Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, hingga sampai Papua,” paparnya.
Targetnya, seluruh pembangunan saluran irigasi dan embung-embung itu selesai dalam 2 tahun sehingga diharapkan pasca tahun 2019, indeks pertanaman naik drastis seiring peningkatan cadangan air dan produktivitas petani. Diharapkan pembanungan irigasi dan embung-embung ini, lahan yang biasanya tidak produktif, bisa dilakukan penanaman saat musim kering,” tandasnya. @LI-15
0 komentar:
Posting Komentar