![]() |
| Terlihat Pimpinan TC Production (M. Irwan) Mengenakan Kaos Hitam dan Pimpinan EJM (Edi Sundana) ditengah serta Nurul Iman (Divisi Produksi Kopi Sedab Mantaf) |
PANTER – SUMUT, Dua
Pengusaha Muda Bina Kerjasama untuk mengembangkan lahan usaha yang bertujuan
untuk mengurangi pengangguran di seputaran Asahan.
CV TC Production dan UD
EJM Untuk mengembangkan lahan usaha Kopi saset yang akan diproduksi langsung
dikawasan Kabupaten Asahan, menurut Muhammad Irwan Pimpinan CV TC Production
target dan tujuan kerja sama yang dilakukan adalah membangun ekonomi, semngat
dan contoh untuk kalangan muda dalam menjalani wira usaha kedepan, juga
bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran di kabupaten Asahan.
“kami menjalin kerja
sama bertujuan untuk mengembangkan semangat wira usaha dan penciptaan lahan
usaha, mengingat hari ini dikabupaten angka pengangguran masih terbilang banyak
dan amat sulit dikurang, maka dalam 2 sampai 3 bulan kedepan harapan kami, kami
mampu memperkerjakan pemuda dan mengurangi pengangguran di seputaran Asahan,
selain itu juga harapan kami semoga semangat berwira usaha kami mampu
memberikan contoh terbaik untuk kalangan muda kedepan” ucapnya.
“selain Kopi saset,
kemungkinan kedepan ada lagi kerjasama yang akan kita laksanakan yang tujuannya
untuk mengurangi pengangguran dikabupaten Asahan, bahkan kami akan coba
menciptakan tempat – tempat penerimaan hasil ulahan tangan pemuda Asahan untuk
ditawarkan atau kita coba memperkenalkannya keluar Kab. Asahan, sehingga
aktifitas dan semangat berwirausaha dan membangun ekonomi pemuda semakin gigih
sehingga pemuda – pemuda di seputaran Asahan mulai berpikir bahwa kita bukan
hanya menjadi pekerja baru bisa menghasilkan uang, namun bisa juga dengan
memanfaatkan keahlian kita, sehingga seluruh pemuda termotifasi untuk berkarya
dengan karya yang positif” pungkas Muhammad Irwan.
Edi Sundana Pimpinan UD
EJM menyatakan “kami menjalin kerja sama dengan semangat kemandirian dan
kemajuan untuk menciptakan seluruh kemungkinan untuk setiap orang agar lebih
mapan dalam berkarya, kopi saset atau seduh yang kami olah Kami Beri Nama Kopi "SEDAB MANTAF" InsyaAllah pabriknya akan didirikan di
kabupaten Asahan” pungkasnya.
Selain itu Edi Sundana
sengaja mencari jaringan untuk pengusaha di kabupaten Asahan karena melihat
amat banyak Potensi kabupaten Asahan namun tak berkembang.
Kerja sama tersebut
dianggap bagus oleh salah satu aktifis pemuda dikab Asahan.
“kalau niatannya bagus
untuk mengembangkan, memotifasi serta mengurangi nilai angka pengangguran
dikabupaten Asahan, saya amat setuju, bahkan saya siap membantu untuk menopang
kemajuan produk tersebut, asalkan murni untuk memberdayakan masyarakat dan
mengurangi pengangguran di seputaran kabupaten Asahan” ucap Ahmad sofwan.
“kalau di Asahan setiap
pengusaha nya berpikir bagaimana mengurangi pengangguran dan mengaktifkan
pemuda pasti pengangguran berkurang, saat pengangguran berkurang angka
kejahatan misalkan perampokan, pencurian pasti berkurang. Selain angka kejatan
dan pengangguran, itu saya nilai memiliki dampak positif bagi penghasilan
kabupaten kelak, asalkan pajak nya tidak masuk kedalam kantong pribadi penguasa”
ucap Ahmad Sofwan yg notabenenya aktif di Gerakan Pemuda Ansor. (Kareem)

0 komentar:
Posting Komentar