Gus Ipul berbincang dengan salah satu warga yang mengurus izin di P2T. (LICOM/Sarifah Aini) LENSAINDONESIA.COM: Ketua Umum Satgas Anti Pungli Jawa Timur, Saifullah Yusuf langsung langsung menggelar inspeksi mendadak di UPT Pelayanan Perizinan Terpadu (P2T) Badan Penanaman Modal Jatim, Jalan Pahlawan Surabaya, Kamis (20/10/2016).
Gus Ipul datang dengan berjalan kaki rela berjalan kaki dari Kantor Gubernur Jatim yang jaraknya tak terlalu jauh dan hanya didamping ajudan. Begitu tiba di Kantor P2T, Gus Ipul yang juga Wakil Gubernur Jatim itu itu langsung menghampiri para pengunjung yang sedang antre untuk dilayani.
Pihaknya ingin tahu secara langsung apakah ada kendala dan pungli saat mengurus berkas perizinan di Kantor P2T. “Ini mengurus apa mbak? Bagaimana pelayannya disini? Sampeyan (anda) ditarik uang?,” tanya Gus Ipul pada seorang perempuan yang sedang mengurus izin praktek klinik bidan di P2T.
Tak hanya itu, Wagub juga sempat memberikan pengarahan kepada sejumlah orang yang sedang duduk menunggu antrean. Pihaknya mengajak seluruh warga Jatim untuk bersama-sama memerangi Pungli yang kian marak terjadi khususnya di instansi pemerintahan.
“Silahkan bagi seluruh warga Jawa Timur yang menemui adanya praktik Pungli untuk segera melaporkan kepada Pemprov Jatim maupun di sejumlah tempat pengaduan yang telah disiapkan atau bisa http://inspektorat.jatimprov.go.id. Itu websitenya Inspektorat Jatim Namun harus jelas kalau yang dilaporkan itu memang Pungli sehingga nantinya bisa ditindaklanjuti,” papar mantan Menteri PDT era Presiden SBY ini.
Melihat hal ini, tampak para pegawai P2T terkejut dan langsung keluar untuk menampakkan diri dihadapan Gus Ipul. Sayangnya dalam sidak tadi tak terlihat Kepala P2T, Wagub Gus Ipul hanya ditemui oleh Kepala Seksi Non Perizinan Ahmad Basofi dan sejumlah stafnya.
Ahmad Basofi juga mengungkapkan pengurusan izin di P2T juga tak memakan waktu lama hanya sekitar 15 menit untuk satu perizinan. “Kalau orang baru yang pertama mengurus di P2T pasti akan diarahkan dengan petugas kami ke bagian informasi, sehingga dari situ mereka dapat informasi yang jelas bisa mengambil nomor antrean,” papar dia.
Mendengar hal itu, Gus Ipul mengaku senang karena pengurusan perizinan di Jatim lancar dan cepat. “Ngurus perizinan lama, sudah tidak zamannya lagi. Selain harus cepat harus bebas Pungli. Pemprov Jatim sudah berkomitmen bebas Pungli sejak 2012,” tegas Wagub.
Seperti ditulis sebelumnya, Pemprov Jatim menerbitkan Surat Keterangan (SK) Gubernur Jatim Soekarwo bernomor 188/592/KPTS/013/2016 tentang Satuan Tugas Pencegahan dan Pemberantasan Pungutan Liar (Pungli). @sarifa
0 komentar:
Posting Komentar