Rabu, 28 September 2016

"Tiga Jamaah Dirawat di RS Batam"

haji4.473 JH Debarkasi Sudah di Tanah Air

Batam Centre (HK) - Sebanyak tiga jamaah haji Debarkasi Batam saat ini tengah dirawat di rumah sakit yang ada di Batam. Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Batam, Syahbudi, S.Kom, menjelaskan, mereka yang dirawat itu adalah, Nurzaina Binti Ali Yakub asal Kampar, Riau, dari Kloter 9 yang didiagnosa asidosis metabolik, DM Tipe 2 dengan hiperglikemik, pneumonia dan hiponatermia yang dirawat di ruang ICU RS Awal Bros Batam.

Lalu, Mahmud Lamidin Modo asal Kampar, Riau dari Kloter 9 yang didiagnosa penurunan kesadaran DD Stroke dirawat di ruang ICU RS Otorita  Batam, dan Sumarni asal Kampar, Riau, dari Kloter 10 yang didianogsa TB. Paru saat ini dirujuk di RS Otorita Batam.

"Saat ini jamaah haji tersebut mendapat perawatan intensif dari tim medis. Kita doakan semoga jamaah tersebut segera sembuh dan bisa kembali ke daerah masing-masing," ucap Syahbudi, kala menerima kedatangan Kloter 10 di Asrama Haji Batam, Selasa (27/9).

Diketahui, sampai kemarin, sudah 10 Kloter dari 20 Kloter jamaah haji Debarkasi Batam yang telah tiba di Tanah Air. Kloter 10 yang tiba kemarin, Selasa (27/9) landing di Bandara Hang Nadim pada pukul 13.09 WIB atau delay 34 menit dari jadwal semula yakni pukul 12.35 WIB. Jamaah haji Kloter 10 berjumlah 447 orang dengan rincian 203 laki-laki dan 244 wanita.

“Dalam kloter 10 terdapat satu orang JH yang wafat atas nama Muhammad Nasir Bin Abdul Hamid (63) asal Kabupaten Bengkalis, Riau yang wafat pada 22 Agustus 2016 di pemondokan di Madinah,” ujar Syahbudi.

Tercatat pula satu orang JH yang ditunda kepulangannya ke Tanah Air atas nama Amiruddin Syamsuddin.

“Terdapat dua orang JH yang mutasi masuk atas nama Jamil Sembai Usman asal Rokan Hilir. Jamil Sembai Usman sempat ditunda keberangkatannya di Embarkasi Batam karena sakit dan diikutkan dalam Kloter 12 dan akhirnya kembali lagi ke Kloter semula dan Hartini Muhammad Ngalim asal Pontianak dari Kloter 12. Rencana kemarin Hartini Muhammad Ngalim akan diikutkan dalam Kloter 9 karena tidak layak terbang ditunda dan akhirnya bergabung di BTH 10,” jelas Syahbudi.

“Dengan tibanya jamaah haji Kloter 10 Debarkasi Batam, maka jumlah jamaah haji Debarkasi Batam yang telah sampai di Tanah Air berjumlah 4.473 orang. Sementara, sampai kemarin, jamaah Embarkasi/Debarkasi Batam yang wafat berjumlah 15 orang, dengan rincian Kepri 1 orang, Riau 9 orang, Jambi 4 orang, dan Kalbar 1 orang,” tambahnya.

Sementara, Ketua Kloter 10, H. Jalal Suyuti Taher, saat memberikan laporan mengucapkan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mensukseskan penyelenggaraan ibadah haji. “Dan kami mohon maaf sebagai petugas apabila tidak dapat memuaskan. Mohon maaf atas kelemahan kami, dan doa kami semoga kita menjadi haji yang mabrur,” kata Jalal Suyuti Taher.

Sementara dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Rokan Hilir, H. Surya Arfan dalam arahannya mengatakan pihaknya sangat berharap jamaah dapat memertahankan kemabruran haji. “Semakin banyak jamaah haji seharusnya semakin aman dan damai negeri kita. Karena jamaah haji berkewajiban membantu pemerintah mensukseskan pembangunan daerah sesuai kapasitas masing-masing,” ucap Surya Arfan.

Sesuai jadwal, jamaah Kloter 10 akan dipulangkan ke daerahnya masing-masing hari ini, dimana jamaah asal Rohil yang berjumlah 172 orang akan dipulangkan pada pukul 07.00 WIB dengan Batam Jet, Bengkalis-Dumai 35 orang dipulangkan pada pukul 07.00 WIB dengan Dumai Line, Inhil 4 orang pada pukul 09.00 WIB dengan kapal Rahmat Jaya, Kuansing 3 orang dengan City Link pada pukul 10.40 WIB dan jamaah Pelalawan 12 orang dengan City Link pukul 13.30 WIB. (fhy)

Share

0 komentar:

Posting Komentar