Minggu, 25 September 2016

Satu Nelayan Ditemukan Tewas

mayat nelayan dievakuasiDilaporkan Hilang di Laut

KARIMUN (HK)- Cekang (12), satu dari dua orang nelayan Meral yang hilang di Perairan antara Pulau Pisang dan Takong Hiu, Rabu (21/9) lalu akhirnya ditemukan tewas mengapung di perairan Takong Belanda, Minggu (25/9) pagi. Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dan sulit untuk dikenali lagi. Sementara satu nelayan lainnya, Acai Belang, belum ditemukan.

Informasi di lapangan, mayat korban Cekang ditemukan oleh nelayan Meral yang sedang melaut, M Saat. Nelayan itu kemudian menghubungi Abun, Ketua Kelompok Nelayan Perpat Sunsang. Abun yang saat itu juga  sedang melepas jaring kurau miliknya di sekitar perairan Takong Hiu lalu menghubungi AL dan Poliar.

"Kami menemukan korban tengah mengapung di sekitar perairan Takong Belanda. Saya lalu menghubungi beberapa teman-teman nelayan dan mengevakuasinya ke darat. Kami juga telah berkoordinasi dengan tim penyelamat mulai dari Angkatan Laut dan Polair untuk proses evakuasi korban," ungkap Abun Chun, kemarin.

Jenazah korban akhirnya dievakuasi ke Pelabuhan Boompanjang atau Pelabuhan KPK. Dari pelabuhan, korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karimun untuk dibersihkan. Dari ruang pemulasaraan jenazah RSUD, korban kemudian dibawa ke rumah duka di Kampung Bukit, Meral.

Komandan Lanal Tanjungbalai Karimun Letkol Laut (P) Bina Irawan Marpaung mengatakan, pihaknya memang sudah menerima informasi dari nelayan kalau korban sudah ditemukan di sekitar perairan Takong Belanda, Karimun. Kemudian, pihaknya memerintahkan anggota yang bertugas di Pos AL Tankong Hiu mencari lokasi korban ditemukan.

"Korban ditemukan pertama kali oleh nelayan yang tengah melaut di sekitar perairan antara Karimun Anak dan Takonh Hiu. Saat itu juga nelayan tersebut melaporkan kepada kami soal temuan itu. Anggota kami langsung bergerak ke lokasi untuk upaya evakuasi korban," jelas Danlanal.

Diberitakan, nelayan asal Meral, Suhardi alias Acai Belang (50) dan dua orang anaknya, Acong (15) dan Cekang (12) dikabarkan hilang saat kapal mereka dihantam badai di perairan antara Pulau Pisang dan Takong Hiu, Karimun, Rabu (21/9) malam. Acong berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Dia ditemukan mengapung di sekitar perairan Takong Hiu, Kamis (22/9) siang oleh Adi, nelayan Meral.

Acong langsung dievakuasi ke RSUD Karimun. Saat ditemukan, tubuh Acong sangat lemas. Dia harus dibimbing oleh nelayan dan tim penyelamat menuju ke ruang IGD RSUD Karimun. Setelah mendapatkan perawatan intensif, dia akhirnya dipindahkan ke ruang perawatan. Saat ini, korban berada di kamar 417 RSUD Karimun.

Sejak dilaporkan hilang, sejumlah nelayan di Karimun terus mencari keberadaan dua orang nelayan asal Meral itu. Pencarian itu dilakukan di sekitar perairan Takong Hiu, Karimun Anak hingga ke perbatan Indonesia-Malaysia.  (ham)

Share

0 komentar:

Posting Komentar