Jumat, 09 September 2016

Ditemukan banyak penyelewengan, Pemkot Surabaya akan audit keuangan PD Pasar Surya

Wakil Wali Kota Surabaya, Wisnu Sakti Buana. Foto: Istimewa

LENSAINDONESIA.COM: Pemerintah Kota dan DPRD Surabaya akan melakukan audit keuangan menyeluruh terhadap PD Pasar Surya.

Audit ini dilakukan karena diduga terjadi penyimpangan anggaran akibat maraknya pungutan liar (pungli) di tubuh Perusahaan Daerah ini.

Beberapa bulan lalu, di PD Pasar Surya ditemukan penyimpangan iuran, akibatnya 4 orang Kepala Pasar dipecat.

“Karena statusnya adalah Perusahaan milik Daerah, maka akan di audit internal oleh Pemkot,” tegas Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana usai mengikuti Rapat Paripurna di DPRD Surabaya, Jumat (09/09/2016).

Whisnu mengungkapkan, audit tersebut nantinya akan melibatkan Asisten Sekota, BPKP dan instansi terkait. “Audit itu kita lakukan supaya (penyimpangan) tak semakin besar,” tandasnya.

Sebelumnya, PD Pasar Surya telah memecat 4 kepala pasar dan 3 pegawai dinonjobkan, karena diduga menyalahgunakan wewenang.

Tak hanya itu, PD Pasar juga berhasil mengungkap jumlah keuangan yang diselewengkan para oknum. Jumkah uang yang diselewengkan meliputi, Pasar Kembang Rp 166.982.925, Pasar Wonokromo Rp 110.951.678, Pasar Kupang Rp 12 Juta lebih dan Pasar Keputran Selatan, Rp 10.836.198.

Seleuruh uang yang diselewengkan itu, adalah uang pelayanan pasar. Modusnya uang tidak disetorkan.

Ketika ditanya sanksi, Wisnu mengatakan, akan melihat terlebih dahulu konsekuensinya. Apakah masalah administrasi atau pidana.

“Jika ada niatan dari oknum, (tentu) mengarah ke ranah hukum. Semua akan kita audit dan melibatkan jajaran samping,” tegas Whisnu.@wan

loading...

0 komentar:

Posting Komentar