Kamis, 01 September 2016

115 Orang Terjangkit Zika Di Singapura

Singapura (HK) - Departemen Kesehatan dan Lingkungan Hidup Nasional Singapura melaporkan, jumlah warganya yang terkena wabah Zika melonjak menjadi 115 orang dari sebelumnya 41 orang.

Menteri Kesehatan Singapura Gan Kim Yong mengatakan, dari 115 orang ditemukan seorang wanita hamil yang didiagnosa terkena virus tersebut.

"Seiring waktu, kami harus bekerja keras untuk menghentikan penularan Zika di wilayah lain di Singapura. Selain itu, kami juga memperluas upaya pengendalian Zika di luar daerah yang terkena wabah," kata Kim Yong, Kamis (1/9).

Otoritas Singapura juga mengidentifikasi sembilan kasus tambahan sebagai hasil dari pengujian Depkes untuk kasus-kasus sebelumnya. Sementara, Kementerian Kesehatan RI menerbitkan travel advisory atau saran untuk tak bepergian ke Singapura.

Itu karena virus Zika makin mewabah di Singapura. "Kita yang mau bepergian (ke Singapura) mungkin boleh memikirkan, kalau kepentingannya sangat penting ya apa boleh buat. Tapi kalau bisa ya ditunda," tutur Menteri Kesehatan Nila Djuwita Moeloek di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (31/86).

Kemenkes, kata Nila, juga fokus untuk mencegah masuknya virus yang disebabkan gigitan nyamuk itu ke Indonesia.

Nila menuturkan, Kemenkes sudah menginstruksikan seluruh kantor kesehatan di pelabuhan dan Dinas Kesehatan di pintu-pintu masuk ke Indonesia agar memeriksa kesehatan mereka yang baru tiba dari Singapura.  

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Malaysia mengonfirmasikan warganya terjangkit virus Zika. Menteri Kesehatan Malaysia S. Subramaniam, mengatakan, ini kasus pertama zika yang terjadi di negaranya.

Melansir situs Channel News Asia, Kamis (1/9), seorang wanita berusia 58 tahun yang baru saja mengunjungi Singapura pada 19 Agustus lalu positif mengidap virus yang dibawa nyamuk Aedes Aegypti tersebut.

Wanita yang tinggal di Bandar Botanic Klang, dirawat di rumah sakit pemerintah Sungei Buluh. Oleh karena itu, pihaknya segera melakukan pencegahan agar penyebaran Zika tidak terjadi. "Dia dinyatakan positif Zika setelah mengalami ruam dan demam selama seminggu. Dia baru saja kembali dari Singapura dua minggu lalu," kata Subramaniam.

Ia menambahkan, putrinya yang bekerja di Singapura dan tinggal di Paya Lebar, diketahui juga telah terinfeksi Zika. Subramaniam mendesak seluruh masyarakat untuk mengizinkan petugas pengendalian penyakit untuk datang ke rumah mereka karena akan dilakukan penyemprotan (fogging). (vvb/btn)

Share

0 komentar:

Posting Komentar