Senin, 08 Mei 2017

CELGOR: Presiden panggil pimpinan KPK hal yang wajar

Presiden Joko Widodo bertemu pimpinan KPK di Istana Negara, Jumat (05/05/2017). Foto: detik

LENSAINDONESIA.COM: Direktur Eksekutif Centre for Local Government Reform (CELGOR) Budi Mulyawan menilai tindakan Presiden Joko Widodo memanggil pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke Istana Negara merupakan hal wajar.

Menurutnya, kepala negara dan KPK merupakan bagian dari sistem negara.

“Jadi Presiden memang harus sering kali mengingatkan seluruh sub sistem negara, agar tidak keluar atau menyimpang dari maksud dan tujuan serta cita cita bangsa,” kata pria yang akrab disapa Cepy ini kepada LICOM di Jakarta, Sabtu (06/05/2017)

Cepy berpendapat, bahwa penyakit kronis yang sudah lama mendera bangsa ini adalah korupsi. “Korupsi sudah membahayakan kehidupan berbangsa dan bernegara. Jadi sudah selayaknya KPK harus didukung dan diawasi dengan baik serta benar agar KPK bekerja sesuai Undang-Undang,” jelasnya.

Seperti diketahui, empat pimpinan KPK memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo di Istana, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (05/05/2017) kemarin.

Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup tersebut tampak hadir Ketua KPK Agus Rahardjo, dan wakilnya Basaei Pandjaitan, Saut Situmorang, serta Alexander Marwata.@agus irawan

0 komentar:

Posting Komentar