Kamis, 04 Mei 2017

2 Pelajar SMPN 53 Batal UN

Bolos Sekolah Selama 3 Bulan

BATUAJI (HK) - Dua dari 169 pelajar SMPN 53 Batam, yang berada di komplek Perumahan Taman Lestari, Batuaji, batal mengikuti Ujian Nasional (UN). Hal itu disebabkan kedua pelajar itu bolos sekolah selama 3 bulan.
Yang parahnya lagi, kedua pelajar yang diketahui berkelamin perempuan itu bolos sekolah tak diketahui oleh orangtuanya sendiri dan tak diketahui juga dimana keberadaan kedua pelajar tersebut. Saat ditemui, Efrina, Kepala sekolah SMPN 53 Batam mengakui hal tersebut dan sudah tak masuk lagi selama 3 bulan berturut-turut.

Ia juga mengatakan, selama kedua pelajar itu tak masuk lagi sekolah, pihaknyapun langsung melayangkan surat panggilan kepada kedua pelajar dan kepada walimuridnya. Tak hanya itu, pihaknya juga melayangkan surat peringatan terhadap pelajar tersebut.

Karna tak ada dirumahnya, kata Kepsek lagi, pihakya pun sudah mendatangi rumahnya, akan tetapi kedua orangtuanya mengaku tak pernah lagi pulang kerumah selama 3 bulanan.

"Kita sudah datangi kerumahnya dan kedua orangtua murid ngaku tak pernah lagi pulang kerumah selama 3 bulanan. Kita juga sudah cari keberadaannya tapi tak pernah ketemu," ujarnya Efrina saat dihubungi via telepon, Kamis (4/5) pagi.

Oleh karena itu dan tak mau ambil resiko, lanjutnya Efrina, dirinya pun langsung melaporkan ke Dinas Pendidikan kota Batam. "Saya sudah lapor ke Dinas Pendidikan kota Batam bahwa kedua pelajar ini tak pernah lagi masuk sekolah selama 3 bulanan," katanya.

Masih kata Efrina, karena keterbasan ruang kelas, sebanyak 169 siswa anak muridnya terpaksa numpang ujian di SMPN 11 Batam.

SMPN 53 Batam pada tahun ini baru bisa mengikuti pelaksana ujian nasional berbasis kertas pensil dan belum siap mengikuti ujian nasional berbasis komputer dikarenakan belum memiliki sarana komputer.

"Semestinya yang mengikuti ujian ini ada sebanyak 171 siswa. Tapi karena tak masuk sekolah lagi akhirnya batal ujian, jadi yang ikut ujian saat ini sebanyak 169 siswa. Dan alhamdudillah ujian ini berjalan lancar serta tak ada kendala dihadapi anak didik saya," tutupnya. (ded).

Share

0 komentar:

Posting Komentar