Wellcome Dinner Disparbud
BATAM (HK) - Guna pemenuhan target kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Batam tahun 2017, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Batam terus berupaya melakukan promosi wisata ke negara tetangga.
Promosi tersebut dilakukan dengan menghadirkan pemilik travel agen luar negeri ke Batam, diantaranya Singapura, Malaysia, Vietnam, Korea Selatan, Australia, India, Hongkong dan beberapa negara lainnya.
"Sengaja kita undang para travel agen sejumlah negara ke Batam, agar mereka bisa melihat langsung Batam dan mempromosikan ke negaranya masing-masing," ungkap Kadisparbud Batam, Febrialin dihadapan para pemilik tarvel di Restoran Golden Prawn, Selasa (18/4) malam.
Batam sebagai pintu gerbang pariwisata Indonesia setelah Jakarta dan Bali, lanjut Febrialin, sektor pariwisata menjadi salah satu konsen pemerintah daerah, agar dapat menyumbang kunjungan pariwisata secara nasional.
"Batam ditargetkan mendatangkan wisatwan lebih dari 1,7 jiwa wisatawan. Harapannya pemilik travel agen asing bisa datang dan mempromosikan wisata Batam," terangnya.
Menurutnya, cara ini sebagai promosi yang efektif, pihaknya memperkenalkan secara langsung destinasi pariwisata yang ada di Batam. Begitu juga dengan keanekaragaman kuliner, pusat perpembelanjaan dan budaya yang dimiliki Batam. Dengan demikian diharapkan travel agen tersebut dapat menciptakan paket khusus untuk datang ke Batam.
"Kalau kita keluar negeri mungkin hanya beberapa negara saja yang bisa kita kunjungi. Dengan cara ini saya kira lebih efektif," jelasnya.
Langkah lain yang dilakukan, Disparbud Batam saat ini juga tengah berupaya melakukan penjajakan untuk menjalin kerjasama dengan pihak swasta untuk mempromosikan Batam ke luar negeri. Bahkan belum lama ini ada juga travel agen dari Korsel yang tertarik membuka penerbangan langsung Batam-Korsel, guna melengkapi rute penerbangan yang sudah ada.
Sejalan dengan itu, ia juga berharap masyarakat Batam dan juga elemen lainnya ia berupaya membuat wisatawan betah di Batam, dimana selama ini rata-rata wisatawan menginap di Batam hanya sekitar satu sampai dua hari saja. Kedepan pihaknya ingin setiap wisatawan bisa menginap lebih dari dua hari.
"Partisipasi kita semua sangat dibutuhkan, bagaimana membuat wisatawan betah di Batam," ucapnya.
Selain itu, Pemko Batam juga terus melakukan pembenahan berbagai infrastruktur sehingga bisa menjadi penunjang pariwisata. Begitu juga pantai-pantai secara bertahap dilakukan pembenahan shingga bisa menumbukan minat wisatawan.
"Dari sektor pemerintah, berbagai infrastruktur penunjang pariwisata terus dibenahi," pungkasnya. (r/ays)
Share
0 komentar:
Posting Komentar