Kabid Kependudukan dan Keluarga Sejahtera BKKBN Kepri, Humala Lubis menjelaskan bahwa petugas nikah yang tergabung dalam Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) akan mendapatkan materi kependudukan dan KB selama tiga hari.
"Kami terus menggandeng mitra dalam upaya menekan angka pertumbuhan penduduk, kali ini kami menggandeng teman-teman dari BP4," ungkap Humala Lubis disela-sela orientas berlangsung di Hotel 89.
Dengan bekal yang dimiliki, lanjutnya, kedepan petugas nikah ini diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada calon pengantin bagaimana membangun ketahanan keluarga, dan terpenting lagi bagaimana menekan terjadinya pernikahan dini.
"Tingkat perceraian tinggi, terlebih pada pasangan pernikahan dini, karenanya perlu pemahaman dari petugas nikah," terangnya.
Selain masalah pernikahan dini, hal lain yang tak kala penting adalah masalah reproduksi itu sendiri dan juga masalah ketahanan keluarga. "Mudah-mudahan pembekalan ini mampu meminimalisir angka pernikah dini turun dan angka pertumbuhan penduduk," imbaunya.
Salah seorang peserta orientasi, Muhammad Zaini dari petugas nikah Kota Tanjungpinang mengaku pembekalan ini sangat penting dalam rangka meningkatkan kualiats keluarga, secara lahiriah dan batiniah. "Ini penting dalam upaya meningkatkan kualitas keluarga," ujarnya.
Disampaikan bahwa selama ini pihaknya telah memberikan nasehat pra nikah, dan nassehat setelah nikah, namun dengan adanya orientasi tersebut bisa lebih melengkapi lagi. "Ini sifatnya melengkapi, sehingga tujuan keluarga dalam melahirkan keluarga sakinah, mawaddah dan warahmah bisa terwujud," pungkasnya. (ays)
Share
0 komentar:
Posting Komentar