Kamis, 13 April 2017

KIPP minta masyarakat Jakarta gunakan hak pilih tanpa intervensi

Sekjen KIPP, Kaka Suminta. Foto: Istimewa

LENSAINDONESIA.COM: Sekjend Komite Indpnesia Pemantau Pemilu (KIPP) Indonesia Kaka Suminta, mengatakan Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua merupakan proses pembelajaran bagi masyarakat pemilih dalam berdemokrasi.

Bukan hanya cerdas untuk memilih, tetapi juga untuk bersikap sebagai pemilih.

Kaka menjelaskan, permasalahannya baik penyelenggara Pemilu, seperti KPU, Bawaslu dan Pemerintah tidak menduga dinamika politik Pilkada DKI Jakarta akan terjadi seperti saat ini.

“Sehingga masyarakat tidak memiliki acuan jika masyarakat tidak cerdas, maka masyarakat dan juga kepentingan publik bisa menjadi korban proses yang diluar dugaan tersebut,” kata Kaka kepada LICOM di Jakarta, Kamis (13/04/2017) .

Menurutnya, pemerintah dan penyelenggara pemilu perlu mengajak semua komponen termasuk partai politik untuk bersama-bersama mencari solusi atas kisruh Pilkada DKI
yang imbasnya hampir berdampak terhadap seluruh Indonesia .

“Jadi minimal persiapan Pilkada serentak pada tahun 2018 bisa mengantisipasi permasalahan seperti ini,” ungkapnya.

KIPP Indonesia menghimbau kepada masyarakat untuk memberikan pilihan terbaiknya tanpa ada intervensi dari pihak manapun.@agusirawan

0 komentar:

Posting Komentar