UNBK Tingkat SMK Berakhir
BATAM (HK) -- Pelaksanan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Batam telah berakhir, setelah digelar selama 3 hari.
Dari informasi didapat di lapangan, ada sejumlah siswa tak bisa mengerjakan soal ujian dikarenakan ada soal yang hilang. Terutama soal pelajaran Multimedia, Teknik Komputer dan Jaringan dan Perkapalan.
Kepala sekolah SMKN 5 Batam, Agus Sahril mengatakan, untuk terakhir UNBK ini ada kendala yang dihadapi murid, dimana sebagian soal ujian hilang, sehingga siswanya tak bisa mengerjakan soal UNBK dengan tuntas.
"Kendala kita ada sekitar 10 soal yang hilang, dan paling banyak gambar-gambar teori kejuruan," ujarnya Agus saat ditemui disekolah pagi itu.
Berdasarkan instruksi dari Kementrian Pendidikan, lanjut Agus, bila ada soal ujian yang hilang lebih dari 10, masih bisa mengikuti ujian susulan pada tanggal 18 dan 19 April mendatang. Sedangkan, kalau kurang dari 10 soal cukup membuat berita acara melalui website Kementerian Pendidikan Ujian Berbasis Komputer (UBK) melalui menu pelaporan.
Katanya lagi, soal yang banyak hilang seperti teori kejuruan multimedia, perkapalan dan Teknik Komputer dan Jaringan, siswanya tetap mengerjakan soal sampai dengan selesai. Masih kata Agus, saat melaksanakan ujian tersebut pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 150 unit komputer secara online. Dan ada juga 40 unit laptop cadangan untuk komputer yang bermasalah.
Bukan hanya itu saja, sebelum ujian pihak sudah koordinasi dengan pihak PLN Batam agar tak ada pemadaman listrik. Kemudian kepada pihak PT Telkom supaya jaringan atau servernya dipantau saat berlangsung ujian. Untuk tahun ini ada 372 orang yang ikut ujian.
Berliana, salah satu murid SMKN 5 Batam mengaku senang karena telah melaksanakan ujian. Ia pun optimis bisa lulus karena dirinya mampu menjawab semua soal-soal yang diujikan. "Saya optimis bisa lulus. Nantinya setelah lulus, saya langsung kerja sambil kuliah," ujar pelajar jurusan multimedia itu.
Sementara itu, Junaedi, wakil kepala sekolah bidang kehumasan SMKN 1 Batam mengatakan, kalau ujian terakhir ini berjalan normal, meski ada kendala terhadap beberap murid namun itu tidak menunda pelaksanaan UNBK.
Untuk kali ini, anak didiknya ujian teori kejuruan atau ujian pembelajaran produktif sesuai dengan kejuruannya masing-masing. "Di hari ketiga ini semuanya berjalan normal dan tak ada masalah. Semua anak didik kita hadir semuanya," kata Junaedi.
Kepala sekolah SMKN 1 Batam, Lea Lindrawaijaya melalui Junaedi berharap anak-anaknya didiknya bisa lulus 100 persen. Kita juga inginkan sekolah ini tetap nilai tertinggi se-Kepri. "Kami berharap anak-anak bisa peroleh nilai bagus dan 100 persen lulus. Dan kita tetap pengen sekolah ini tetap nilai tertinggi se-Kepri ini," terangnya. (ded).
Share
0 komentar:
Posting Komentar