Dubes RI di Dakar-Senegal Mansyur Pangeran bertemu Menteri Gambia Thierno Alassane Sall. (Kanan). Rektor Prof Faqir Anjum dan Dubes Mansyur usai bahas keinginan lamar IPB dan ITS. @foto:kbri-dakarLENSAINDONESIA.COM: University of The Gambia (UTG), satu-satunya universitas
negeri di Gambia sangat menginginkan terjalin kerjasama pendidikan dengan universitas di Indonesia.
Kepala Fungsi Penerangan, Sosial dan BudayaKedutaan Besar RI untuk Dakar-Senegal menerangkan, Rektor UTG, Prof Dr Faqir Muhammad Anjum, menyampaikan keinginannya itu saat melakukan pertemuan dengan Dubes RI Dakar, Mansyur Pangeran, di kantor KBRI, 15 Maret 2017.
“Pertemuan tersebut merupakan kelanjutan dari pertemuan sebelumnya antara Dubes
Mansyur Pangeran dengan Rektor Prof Dr Faqir Muhammad Anjum di kampus UTG di
Kanifing, Gambia, 17 Februari 2017,” jelas Dimas Pribadi, staff KBRI di Dakar-Senegal dalam keterangan persnya diterima LICOM, Sabtu (18/3/2017).
Prof Dr Faqir Muhammad Anjum yang berkebangsaan Pakistan, menurut Dimas Pribadi,
mengekspresikan keseriusannya untuk menjajaki kerja sama di bidang pendidikan dengan fokus area pada program studi pertanian.
“Rektor UTG juga menyampaikan kiranya kerja sama tersebut dapat dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) sebagaimana UTG telah lakukan dengan Universiti
Sains Islam Malaysia,” tambahnya.
UTG saat ini, lanjut dia, sangat memerlukan capacity building dan pelatihan dari Indonesia bagi para tenaga pengajarnya khususnya di bidang pertanian. UTG juga memerlukan bantuan fasilitasi dari Indonesia untuk peralatan riset pertanian karena peralatan riset yang dimiliki UTG saat ini masih menggunakan teknologi lama.
Selain bidang pertanian, Rektor UTG juga tertarik untuk mengadakan kerjasama di bidang marine engineering dengan universitas di Indonesia. Dalam kaitan ini, kata Dimas, Dubes Mansyur Pangeran menyambut baik usulan kerja sama tersebut dan mengusulkan agar UTG dapat menjajaki kerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) yang memiliki spesialisasi di bidang pertanian.
Sementara itu, untuk bidang marine engineering, Dubes Mansyur Pangeran mengusulkan dijajakinya kerja sama antara UTG dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS)-Surabaya yang memiliki reputasi sangat baik di bidang tersebut.
Sebagai langkah awal, UTG berencana untuk mengirimkan 3 (tiga) tenaga pengajarnya ke IPB untuk mengikuti program Doktor di bidang Hortikultura. Rektor UTG juga kembali menyampaikan keseriusannya untuk dibentuk satu pusat budaya Indonesia di kampus UTG mengingat tingginya minat para pelajar Gambia untuk menempuh studi di Indonesia.
Rektor UTG mengharapkan dalam MoU tersebut nantinya dapat mencakup program
exchange of students dan exchange of teachers, joint training programs, joint research dan berbagai kerja sama di bidang lainnya. @licom_09
0 komentar:
Posting Komentar