BATAM (HK) -- Kepala kantor wilayah Lembaga Pemasyarakatan Kepulauan Riau (Kepri), Bambang Widodo, bertekad untuk meningkatkan pintu utama penjagaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan rumah tahanan (Rutan) yang berada di daerah Kepri.
Komitmen itu tertuang setelah apel siaga "Kami Kerja, pasti bersih melayani" untuk membangun integritas melalui revolusi mental, di lapangan Lapas Barelang, Jumat (31/3) pagi.
Apel siaga ini juga dilakukan secara serentak di Indonesia. Apel tersebut dihadiri semua Kalapas dan Karutan, Kabappas, Karupbasan dan Kepala LPKA, Kepala Lapas Perempuan juga mengundang Forkomimda dan SKPD terkait.
Dalam sambutan Bambang Widodo mengatakan, hal ini serangkaian kegiatan dalam rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-53 Tahun 2017.
Yang juga sebagai momentum untuk mengingatkan kembali sekaligus mengajak seluruh petugas di lingkungan Kemenkumham khususnya Pemasyarakatan untuk bekerja secara profesional dan berintegritas sebagai aparatur sipil negara yang bertugas melayani masyarakat.
Kemudian, harus bersih dari kepentingan tertentu tapi berorientasi pada tugas dan pengabdian yang tulus kepada negara dan masyarakat. Bambang Widodo menuturkan, kegiatan ini dilakukan berdasarkan intruksi dari Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Dan sudah ada protabnya melaksanakan apel di Lapas dan Rutan.
Dia juga mengatakan, untuk pengamanan diberbagai Lapas dan Rutan, pihaknya sudah melaksanakan pelatihan penjagaan pintu masuk. Bahkan pelatihan ini diadakan seluruh Indonesia.
"Untuk tahanan yang kabur itu, kita sudah bekerjasama dengan pihak Kepolisian dan pihak lainnya. Kita juga bekerja sudah melaksanakan sesuai protap. Namun, kedepannya penjagaan akan kita perketat lagi, karena sudah ada pelatihan penjagaan pintu utama dilaksanakan diseluruh Indonesia," lanjutnya Bambang saat itu.
Ketika ditanya mengenai tahanan kabur dikarenakan saat petugas Lapas lalai, sambung Bambang, yang jelas jika ada pelanggaran kita tak segan tindak sesuai prosedur.
"Untuk tahanan kabur itu, kita sudah koordinasi dengan pihak Kepolisian, pihaknya pun akan tetap mencari keberadaan tahanan tersebut. Kita juga bekerja sesuai dengan protabnya," kata dia kepada Haluankepri.
Untuk memanilisir peredaran narkoba didalam penjara, lanjutnya Bambang, jika dirinya sudah koordinasi dengan Direktorat Jenderal Pemasyrakatan untuk melakukan perbaikan manejerial, perbaikan personil, dan peningkatan anggaran, peningkatan SDM dan peralatan agar kedepannya bekerja sesuai standar sesuai undang-undang.
Sementara itu, Kalapas Barelang, Marlik Subinto yang didampingi Kasi Binadik mengatakan, apel ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas penjagaan dan pengamanan utama para warga binaan.
"Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pengawasan peredaran narkotika dan penjagaan pintu utama lapas dan lainnya. Kemudian meningkatkan kualitas kinerja para sipir didalam lapas dan rutan sendiri," ujarnya dengan singkat. (ded).
Share
0 komentar:
Posting Komentar