"Kalau dipanggil Pemko Batam sudah kemarin, dan rencananya besok (hari ini,red) akan mendengarkan pemaparan teknis-teknis menyiapkan perangkat penilaian Adiwiyata ini," ujar Kepala Sekolah SDN 05 Batam Kota, Ismarak SPd kepada Haluan Kepri, Selasa (14/3).
Menurutnya, menuju Sekolah Adiwiyata telah dilakukan dengan menggalakan gerakan Sabtu bersih seminggu sekali. Bahkan menghijaukan lingkungan sekolah juga telah dilakukan, serta memasukan pendidikan berwawasan lingkungan masuk dalam kurikulum di sekolah. Begitu pula dengan penataan sanitasi sekolah, serta Kantin Sehat bekerjasama dengan Dinas Kesehatan menyeleksi makanan yang dijual benar-benar hyginis dan menunya setiap hari bergantian.
Ismarak mengaku optimis, bahwa sekolahnya bisa mewujudkan Sekolah Adiwiyata. Karena melihat dari upaya dilakukan dalam memenuhi persyaratan adiwiyata terus menerus dilakukan. Termasuk dukungan dari orang tua. "Lingkungan telah tertata, hanya saja kita belum melakukan pengomposan kemungkinan segera kita lakukan," jelasnya.
Pihak sekolah juga kata Ismarak, akan mengoptimalkan UKS, menjalin kerja sama dengan warga masyarakat serta pemangku kepentingan. Untuk mewujudkan Sekolah Adiwiyata ini, sekolah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan melalui berbagai terobosan inovatif, utamanya sarana dan prasarana sekolah yang memadai. Begitu pula dengan pembebahan internal sekolah mulai dari peningkatan kepedulian dan peran guru, siswa dan orang tua lewat Komite Sekolah. (men)
Share
0 komentar:
Posting Komentar