Selasa, 28 Maret 2017

Merakyat dan Peduli

Antoni Lendra SE, Ketua Gema Minang

Bagi warga Batam, terkhusus yang berasal dari Sumatera Barat tentu sudah sangat akrab dengan pemilik nama lengkap Antoni Lendra SE atau yang akrab disapa Boni, yang saat ini dipercaya sebagai Ketua Gema Minang (GM) Kota Batam.
Selain berkiprah di Gema Minang, pria kelahiran Bayur Maninjau, Kabupaten Agam, Sumbar pada 7 April 1968 ini, juga sudah malang melintang di organisasi paguyuban Sumatera Barat lainnya, diantaranya Barisan Muda Minang Bersatu Batam dan Ikatan Keluarga Besar Sumatera Barat (IKSB) Batam

Tentu bukan serba kebetulan, suami Syahrimasari SE ini terus berkiprah di sejumlah organisasi paguyuban, dengan satu alasan ingin selalu dekat dengan masyarakat, dan berbuat yang terbaik untuk masyarakat. "Di paguyuban kita tidak berjarak dengan masyarakat komunitas, setiap saat bisa turun menggalang dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat," ujar Direktur Utama PT Batam Perdana Gemilang ini.

Selain karena perannya di sejumlah organisasi paguyuban, sifat merakyat dalam kesehariannya juga ditunjukkan Alumnus Akademi Akutansi Indonesia, Padang dan STIE Ibnu Sina Batam ini, dengan selalu menyempatkan waktunya kopi bareng dengan rekan-rekannya tanpa pilih-pilih tempat.  

"Bagi saya kopi bareng bukan sekedar ngopi, tetapi wadah berdiskusi dengan suasana penuh kekeluargaan," ujar Ayah dari  Andre dan Aldi ini.

Sebagai salah satu contoh kepeduliannya, dalam satu kesempatan beberapa waktu lalu Boni sempat mendatangkan Kak Seto Mulyadi, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) ke Batam, kala itu ada persoalan anak yang melibatkan warga Minang.

Terlepas dari upaya mendukung aktualisasi kedekatan dan sifat pedulinya, Boni juga terus berkiprah di organisasi paguyuban Minang dengan satu harapan dikemudian hari pemuda Minang bangkit dan bersatu, dan bisa terus berkontribusi dalam pembangunan Batam.

Karenanya pilihannya sebagai pengusaha dan aktivis paguyuban, beberapa tahun terakhir Boni benar-benar melepaskan diri dari Partai Politik.  

Ditengah-tengah kesibukannya sebagai pengusaha dan di organisasi paguyuban, Boni selalu menyempatkan waktu buat keluarganya, terutama untuk kedua putranya yang saat ini duduk di bangku SD kelas VI dan kelas IV. (amir)

Share

0 komentar:

Posting Komentar