BATAM (HK) - Tiga pengusaha Batam, yakni Harsono, Yowangki dan Silvi mendapatkan apresiasi dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Batam Selatan, berupa cinderamata atas partisipasinya turut mensukseskan pelaksanaan Tax Amnesti (TA) di wilayah KPP Batam Selatan.
Apresiasi tersebut diserahkan langsung oleh Kepala KPP Pratama Batam Selatan, Gunung Herminto Siswantoro dalam acara Fareweell Tax Amnesti, Rabu (22/3) sore, di kantor KPP Pratama Batam Selatan, lantai VI gedung ATB Sukajadi, Batam.
Disampaikan oleh pria yang akrab disapa Gunung ini, bahwa apreasiasi tersebut sebagai wujud terima kasih KPP Pratama Batam Selatan kepada ketiganya, yang mana telah berperan aktif mensukseskan pelaksanaan Tax Amnesti, tidak hanya sebagai Wajib Pajak (WP) yang taat, tapi juga telah mengajak pengusaha lainnya untuk ikut Tax Amnesti di wilayah kerja KPP Pratama Batam Selatan.
"Ungkapan terima kasih kami, ketiganya telah berperan aktif ikut sukseskan TA di KPP Pratama Batam Selatan," ungkap Gunung.
Selain apresiasi, kata Gunung, pelaksanaan Fareweel juga dimaksudkan untuk mengimbau agar masyarakat wajib pajak yang belum melakukan Tax Amnesti, dapat memanfaatkan sisa waktu yang ada, sebab pelaksanaan TA akan berakhir pada 31 Maret 2017 mendatang.
Sementara itu, wajib pajak yang mendapatkan apresiasi, Harsono mengatakan sejak Juli 2016 lalu sampai sekarang ia sudah berpartisipasi dalam pelaksanaan TA. Hal tersebut dilakukan karena ia ingin membantu KPP dalam menjangkau pengusaha atau masyarakat yang belum mengerti dan faham apa itu TA.
"Saya tergerak karena ingin membantu masyarakat dalam pelaksanaan Tax Amnesti," terangnya.
Di tenggak waktu jelang 31, pengusaha Tanjung Pantun ini mengajak wajib pajak yang punya kemampuan TA, agar segera menunaikan kewajibannya. Menurutnya tidak perlu ragu, karena data setiap wajib pajak dilindungi undang-undang.
"Data bapak-bapak terlindungi, dan terpenting lagi TA ini untuk pembangunan Indonesia," jelasnya. Tidak ada alasan lagi, lanjutnya, karena tidak hanya sosialisasi yang diberikan oleh KPP, tetapi ada pendampingan konsultasi gratis bagi WP yang kurang paham melaksanakan TA.
Di tempat yang sama, Yowangki, wajib pajak yang juga mendapatkan apresiasi, mengaku pelaksanaan TA tak serumit yang dibayangkan, apalagi menurutnya pelayanan yang diberikan KPP sudah cukup baik. "Pelayanan sudah jauh lebih baik, harusnya dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mengungkap dan menebus harta kita," imbaunya. (ays)
Share
0 komentar:
Posting Komentar