Dewanti Rumpoko-Punjul Santoso saat mendaftar ke KPU Batu. (ISTIMEWA) LENSAINDONESIA.COM: Pilkada serentak 2017 di Kota Batu, Malang Raya, pasangan nomor urut dua, Dewanti Rumpoko-Punjul Santoso, berhasil menempati posisi tertinggi berdasarkan hasil hitung cepat lembaga survei dengan persentase 44,23%.
Ketua Departemen Pemenangan Pemilu Jawa Timur DPP Partai Golkar, Ridwan Hisjam menyampaikan rasa terima kasih pada masyarakat Malang Raya yang telah memberikan kepercayaan pada pasangan Dewanti-Punjul.
Kemenangan Dewanti-Punjul, lanjut Ridwan, menunjukkan masyarakat Kota Batu percaya Dewanti bisa meneruskan program kerja suaminya, Eddy Rumpoko, sebagai Wali Kota Batu yang sudah teruji.
“Kepuasan publik Kota Malang terhadap Eddy Rumpoko masih tinggi. Dia dianggap sebagai Wali Kota yang sukses menjadikan Batu sebagai kota wisata yang menarik, rapi, bersih dan ramah. Program itu akan diteruskan oleh istrinya, Dewanti,” ujar Ridwan, Kamis (16/2/2017).
Ridwan menilai, sosok Dewanti dianggap oleh masyarakat sebagai bagian dari pemerintah. Sehingga, masyarakat percaya dan berharap, kepemimpinan Dewanti di Kota Malang akan semakin maju.
“Kalau yang sudah teruji biasa dia yang dipilih oleh masyarakat,” papar Ridwan yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil Malang Raya.
Ia pun kembali menekankan, rasa terima kasih kepada semua elemen, baik masyarakat, tim sukses dan partai pendukung yang sudah bersama-sama berjuang keras untuk memenangkan Dewanti-Punjul untuk kemajuan Malang Raya.
“Intinya, kemenangan Dewanti adalah milik kemenangan bersama masyarakat Kota Batu,” tegasnya.
Dewanti Rumpoko-Punjul Santoso berhasil meraup suara dengan persentase 44,23%. Sementara, peringkat dua suara terbanyak disusul oleh pasangan nomor urut satu, Rudi-Sujono dengan perolehan suara 19,07%. Kemudian, di urutan ketiga ditempati pasangan nomor urut tiga Hairudin-Angga Sonata memperoleh suara 16,97%. Terakhir, pasangan nomor urut empat Abdul Majid-Kasmuri Idris dengan perolehan suara 16%.
Pasangan Dewanti-Punjul diusung oleh dua partai besar, yakni PDI-Perjuangan dan Golkar.
Dalam survei yang dirilis oleh LSI, elektabilitas Eddy Rumpoko mencapai 80 persen. Dalam dua kali hasil survei LSI pada 24–30 Oktober 2016 dan 17–23 Januari 2017 , elektabilitas duet Dewanti-Punjul berada di posisi cenderung stabil, yakni kisaran 47–50 persen.
Dewanti sendiri berkomitmen akan melanjutkan program yang sudah ada dan berjalan dengan baik. Adapun program yang baru akan dijalankan dengan target membangun desa dari pinggiran, di mana pemberdayaan dan pengembangan desa, termasuk pariwisata, akan disesuaikan dengan ciri khas masing-masing desa.
Dengan demikian masyarakat desa di pinggiran akan bisa memetik manfaat dari pembangunan dan tidak tertinggal dari desa di perkotaan. “Itu program kerja yang akan kami lakukan,” kata Dewanti.
Tak hanya itu, untuk program pendidikan yang sudah berjalan baik akan diteruskan, sedangkan untuk program kesehatan akan ditingkatkan. Terutama dalam program bagi masyarakat yang bergaji di bawah UMK akan menjadi target dimasukkan dalam program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Hal itu untuk memberikan jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat Kota Batu.
“Namun kami harus melihat dan berhitung dengan kekuatan APBD dahulu,” ucap Dewanti Rumpoko.
Untuk birokrasi Pemkot Batu, menurut Dewanti, menjadi PR besar baginya. Terutama soal kedisiplinan ASN (Aparatur Sipil Negara) yang dirasa cukup rendah, kemampuan pelayanan pada masyarakat kurang maksimal, dan penempatan SDM dari ASN yang kurang sesuai dengan kompetensinya.
“Kami akan evaluasi dan tata semuanya untuk meningkatkan kualitas birokrasi Pemkot Batu,” tandas Dewanti [email protected]
0 komentar:
Posting Komentar