Salah satu foto Siti Aisyah yang diunggah ke akun Facebooknya.LENSAINDONESIA.COM: Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan pemerintah tak boleh abai terhadap warganya yang terancam hukuman berat di negara orang. Bantuan hukum maksimal mesti diberikan pemerintah Indonesia.
“Ya harus bergerak cepat. Pemeirntah harus bergerak cepat memberikan bantuan hukum secepat mungkin,” ujarnya di Jakarta, Rabu (1/3/2017).
Fahri percaya, Indonesia terlampau dekat dengan Malaysia. Ia berharap agar Malaysia tidak menghukum berat Aisyah. “Insya Allah Siti Aisyah tidak sampai dihukum,” ujarnya berharap.
Ia menekankan agar bantuan hukum tidak bergerak lamban. Ia menilai kasus terhadap terbunuhnya Kom Jon Nam terdapat unsur politik. Nah karena adanya unsur politik itulah bantuan hukum mesti bergerak cepat.
“Fungsi diplomatik harus cepat. Saya sendiri berusaha mencoba mengontak pemerintah Malaysia dan pejabat yang saya kenal, supaya memberikan perhatian,” ujarnya.
Lebih jauh Fahri mengatakan Indonesia menginginkan pendampingan terhadap warganya. Dengan begitu, Siti mendapatkan haknya secara konstitusi yakni melindung warganya.
“Kita siap bekerjasama dengan pemerintah Malaysia membuka apa yang terjadi. Proses hukum jadi fair dan adil, jangan sampai ada kekentalan politik,” pungkasnya.@dg
0 komentar:
Posting Komentar