Ilustrasi pilkada. (ISTIMEWA) LENSAINDONESIA.COM: Anggota Komisi II DPR Hetifah Sjafrudian mengatakan penyelenggara pemilihan kepala daerah di tingkat pusat hingga TPS patut diacungi jempol. Apresiasi penyelenggaraan berjalan lancar pun didukung dengan pengamanan dari pihak TNI dan Polri yang melaksanakan amanat UU No.10 Tahun 2016 tentang Pilkada serentak terhadap 101 daerah.
“Selaku anggota Komisi II DPR RI saya memberi acungan jempol pada penyelenggara pemilu tingkat pusat hingga ke TPS, TNI, dan Polri, yang telah bekerja keras,” ujarnya di Jakarta, Kamis (16/2/2017).
Keberhasilan dimata Hetifah antara lain, tingginya angka partisipai pemilih. Bahkan terhadap daerah yang raan Golput seperti Aceh dan DKI Jakarta menunjukan angka signifikan dengan menggunakan hak suaranya.
Meski di berbagai daerah diwarnai dengan masalah akurasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan berbagai kekurangan lainnya, namun penyelenggara dinilai telah berusaha mengantisipasi dengan memberikan jalan keluar dalam menjamin hak warga dapat digunakan sepenuhnya.
Hal lainnya, adanya perlakuan khususnya terhadap mereka penyandang disabilitas. Begitu pula dengan para Lansia, mereka yang sakit dan membutuhkan perhatian lebih agar dapat menggunakan hak suaranya. “Isu sosial, kesetaraan, dan kemanusiaan pada Pilkada kali ini sangat kental terasa,” katanya.
Politisi Partai Golkar itu mengatakan dengan dibukanya ruang partisipasi yang luas bagi kalangan masyarakat sipil sebagai pemantau independen dalam mengawasi jalannya Pilkada terhadap praktik kecurangan. “Standar proses dan etika pemilihan dijalankan sesuai dengan peraturan perundangan. Banyak perbaikan dibandingkan dengan Pilkada sebelumnya,” pungkasnya.@dg
0 komentar:
Posting Komentar