Minggu, 05 Februari 2017

Deddy Djumhana : " Masyarakat harus Being Media Literate"

Pantau Terkini.com | Ada pandangan berbeda yang disampaiikan media online/media massa dan dapat memengaruhi perkembangan informasi masyarakat. 

Dalam perkembangan teori komunikasi massa, konsep masyarakat (massa) mendapat relasi kuat dengan produk budaya massa, yang pada akhirnya akan memengaruhi bagaimana proses komunikasi dalam konteks masyarakat membentuk dan dibentuk oleh budaya massa yang ada.

Media online / media massa berperan membentuk keragaman yang dihasilkan sebagai salah satu akibat pengaruh media terhadap sistem nilai dan tindakan manusia. 

Maka dari itu, kehadiran awak media online pada ma syarakat ini diharapkan dapat menjalankan fungsinya sebagai transfer pengetahuan tentang Program Peningkatan Pengetahuan dan Informasi kepada khalayak. 

Hal ini dinilai sangat tepat, karena Media Online adalah Media Informasi baru yang belum dikenal oleh khalayak. Media juga diharapkan tidak sekadar menyebarkan informasi tetapi juga monitor tentang kualitas pemberitaan yang disajikan dengan selalu melakukan beberapa hal.

1, Pengawasan; adalah fungsi yang khusus menyediakan informasi dan peringatan kepada masyarakat tentang apa saja yang terjadi di lingkungan mereka. Media online  meng-up date tentang kejadian disekitarnya.

2, Interpretasi; adalah fungsi yang menjadi sarana memproses, menginterpretasikan dan mengkorelasikan hal yang diketahui oleh masyarakat tentang Media Online. 

3, Transmisi nilai; adalah fungsi untuk menyebarkan nilai, ide dari generasi satu ke generasi yang lain dengan begitu maka Media Online akan dengan cepat menyebar ke masyarakat sehingga dukungan terhadap media online menjadi kenyataan.

Hal lain cepatnya arus informasi, yang disajikan media online maka informasi tersebut cepat menyebar dan membuat aksi yang cepat juga dari masyarakat untuk berkontribusi pada kegiatan pewartaan, Sehingga penyebaran informasi yang disajikan Media online dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. 

Untuk itu, lanjut dia, berkembangnya media warga dituntut untuk semakin menyajikan informasi yang berkualitas agar bisa menjadi rujukan masyarakat. Terutama terkait informasi sosialisasi pembangunan daerah dan peristiwa. “Semoga dengan adanya kwalitas pemberitaan dan dapat menyedot warga masyarakat untuk berpartisipasi dalam mencerdas anak bangsa.”

Tema yang diangkat dalam rubrik ini, mengedapankan Kebijakan dan Pelaksanaan Program dalam Bidang  Keterbukaan Informasi Publik  dan Peran Kominfo dalam mensosialisasikan kebijakan Pemerintah Daerah mengenai Media Online sebagai Corong Program  Pemerintah Daerah  dan Peran Media Warga dalam memonitoring Pembangunan Daerah.

Media Online yang dimaksud untuk mendorong peran media massa, dan elektronik dalam membangun sinergi pada pelaksanaan program dengan turut serta mensosialisasikan informasi melalui pemberitaan.

Hal lain juga mendorong partisipasi publik dalam upaya mencapai tujuan informasi dengan narasumber yang benar .

Dalam kegiatan ini mengajak awak media, baik cetak, televisi, radio dan media online sebagai sarana sosialisasi di bidang pemberitaan dan menyalurkan informasi.

Yakni, mewujudkan pemberitaan berkwalitas yang layak dibaca masyarakat dan sudah seharusnya masyarakat “buka mata terhadap media” atau being media literate. 

Bahkan, masyarakat diharapkan agar lebih jeli dalam memanfaatkan media sebagai sarana yang ampuh dalam mensosialisasikan Informasi. 

Namun juga masyarakat diharapkan mampu ikut serta mengontrol berita yang ditayangkan, apakah sudah sesuai dengan tema yang diinginkan yaitu mendukung pencapaian Keterbukaan Informasi Publik .

Pada kesempatan ini kami juga memohon dan meminta agar pejabat yang berkuasa atas segala kebijakan tidah menutup hubungan dengan awak media apapun  demi berlangsungnya UU IT dan Keterbukaan Informasi Publik yang di butuhkan oleh khalayak dan lapisan masyarakat.
(Deddy Djumhana) 

0 komentar:

Posting Komentar