Jumat, 06 Januari 2017

Warga Curug Budidayakan Ikan Hias Sambil Beramal

Pantau Terkini | Kelurahan Curug Kecamatan Bojongsari, Depok, miliki sebuah program ekonomi produktif bagi warganya. Uniknya program produktif berupa budidaya ikan hias itu juga dibarengi dengan kegiatan amal dan bantuan kepada yatim di lingkungan usaha warga.

Program yang sangat berguna ini dilakukan atas kerjasama dengan ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Curug. Program ini menyasar pekarangan rumah warga untuk dimanfaatkan sebagai lokasi pengembangan budidaya ikan hias termasuk jenis ikan cardinal dan neon tetra.

Program budidaya ikan hias ini dicanangkan berdasarkan swadaya masyarakat setempat, yang dikelola oleh ketua lingkungan (RW) masing-masing di antaranya di RW 06, RW 07, dan RW 08, Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari.

“Dana kami dapat dengan mengumpulkan secara swadaya nantinya akan dibelikan bahan untuk pembangunan sarana ikan hias, bibit ikan dan keperluan budidaya nantinya,” jelas Wardana, Ketua LPM Kelurahan Curug, Rabu (04/01/2016).

Wardana yang turun langsung menjadi mentor bagi warga menambahkan, budidaya ikan hias ini ternyata mampu memberikan kehidupan dan keuntungan ekonomi bagi warga yang menekuninya. Menurutnya, jika dibandingkan dengan budidaya ikan konsumsi pemeliharaanya hampir sama. 

Sedangkan masalah penjualan biasanya ikan konsumsi dihargai dengan sistem kiloan, sedangkan ikan hias dihargai dengan sistem per ekor. Sementara untuk penjualannya sendiri sudah ada supplier yang rutin mengambil ikan hias yang sudah siap dipasarkan untuk kemudian dijual lagi hingga ke luar negeri.

Selain itu, usaha yang sudah digeluti warga Curug ini ternyata sudah banyak memberikan manfaat kepada masyarakat secara umum dan anak yatim pada khususnya. Beberapa anak yatim kini sudah mendapatkan bantuan dari hasil keuntungan budidaya ikan tersebut.

“Penghasilan bersih setiap bulan sudah bisa memberikan bantuan kepada anak yatim di lingkungan Rw 06 hingga Rp 7,5 juta, yang dibagi juga untuk yang mengurusnya,” jelas Wardana.

Dirinya sangat berharap dengan adanya program investasi anak yatim ini masyarakat bisa lebih memantapkan usahanya. Karena keuntungan dari hasil penjualan ikan hias sepenuhnya akan diberikan ke anak yatim. Sehingga jika ada kegiatan santunan di wilayahnya tidak lagi kesulitan untuk mengumpulkan dana.

“Tujuan dari bisnis ikan hias ini kan mulia, keuntungan dari hasil penjualan akan diberikan pada anak yatim. Semoga saja masyarakat bisa lebih bersemangat menjalankan usaha ikan hias ini,” harapnya.

Sementara itu, Lurah Curug, Juanda, mengapresiasi dan terus mendorong program-program LPM di wilayahnya yang menyentuh langsung kepada masyarakat. Ia juga sangat terkesan dengan program LPM yang sudah berjalan cukup lama tersebut.

”Ikan ini sangat indah, jadi selain untuk hiburan ikan hias juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Harganya pun cukup bagus, sehingga perlu dibudidayakan lebih banyak lagi. Terlebih hasilnya untuk menyantuni anak yatim, tentunya sangat bagus sekali,” ujarnya.  Reporter: Nurul Hasanah Editor: Dunih dan Yulia Shoim  Diskominfo

0 komentar:

Posting Komentar