Jumat, 20 Januari 2017

Tongkat Pimpinan BPK Kepri Berganti

sertijab bpkBATAM (HK)- Jabatan Ketua Badan Pengawas Keuangan (BPK) Provinsi Kepri diserah-terimakan dari pejabat lama ke yang lama, yakni dari Isman Rudi kepada Joko Agus Setyono selaku ketua BPK yang baru. Prosesi serah-terima jabatan (Sertijab) berlangsung di Gedung BPK, Batam Centre, Jumat (20/1).

Hadir dalam sertijab kali ini, Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Sekda Pemprov Kepri Arif Fadillah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kepri, para Walikota/bupati se-Provinsi Kepri dan FKPD Batam serta Ketua DPRD Batam Nuryanto.

Dalam sambutannya, Nurdin Basirun mengatakan keberadaan BPK telah berperan penting dalam pengawasan keuangan daerah. Sehingga menurutnya, keberadaannya turut serta mensejahterakan masyarakat dengan meminimalisir penyelewengan keuangan.

"Peranan BPK sangat penting, tindak KKN akan berkurang di dalam pemerintahan," kata Nurdin Basirun.

Dalam kesempatan itu, Nurdin menyampaikan apresiasi terhadap kinerja kepala BPK yang lama, atas kontribusinya yang selama massa jabatan sangat signifikan dalam pengawasan keuangan di Povinsi Kepri.

Sekaligus, Dia juga mengucapkan selamat atas dilantiknya Joko Agus Setyono sebagai kepala BPK yang baru, dan berharap kinerja BPK bisa menjadi semakin lebih baik lagi dalam pengawasan keuangan.

"Apresiasi kami buat pak Isman selaku pejabat lama, dan selamat kepada Joko Agus Setyono, semoga dalam massa jabatannya kinerja BPK bisa lebih baik lagi dalam melakukan pengawasan keuangan di Provinsi Kepri," katanya.

Sementara itu, Anggota V PBK, Muhammad Adi berharap pejabat baru bisa menjalin kerjasama yang baik dalam melakukan pengawasan keuangan Kepri lebih transparan lagi, sehingga penyelewengan keuangan tidak ada lagi.

"Saya berharap bisa bekerjasama dalam pengawasan keuangan supaya lebih transparan dan tidak ada lagi penyimpangan," kata Muhammad Adi dalam sambutannya.

Disebutkannya juga kalau pada tahun 2015 menjadi fase penting BPK dalam menerapkan sistem akuntasi dan penyajian LK berbasis aktual dan pemerintah daerah dapat mempertanggung jawabkan pelaksanaan Anggara Pendapatan Belanja Daerah (APBD) secara transparan.

"Penempatan Joko Agus Setyono sebagai kepala BPK dapat memperlihatkan kontribusi nyata dalam pengawasan keuangan dan pengelolaan keuangan supaya lebih transparan" tutupnya. (cw58)

Share

0 komentar:

Posting Komentar