Minggu, 22 Januari 2017

Ratusan Hektar Sawah Di Kecamatan Pammana Terancam Gagal Panen

]]>
PANTAU TERKINI WAJO.Akibat kekeringan yang melanda beberapa kecamatan di kabupaten wajo termasuk kecamatan pammana,ada beberapa desanya yang lahan padinya mengalami kekeringan sehingga gagal panen seperti desa Lempa dan simpursia.
Dari hasil pantau media pantau terkini.com,dan beberapa rekan media televisi nasiona l yang melakukan peliputan, petani memperlihatkan padi yang sudah mulai kering dan tanah  sudah retak  ,bahkan ada bibit padi yang gagal dipindahkan untuk ditanam karena tidak ada air.
Salah satu petani”,Tomo”,bercerita bahwa kemarau sudah mulai sejak bulan oktober  tahun kemarin,sampai memasuki bulan januari 2017 ,semua padi memerlukan air ,tapi hujan tidak kunjung datang , akibatnya petani gagal panen awal tahun ini,itu karena petani meman hanya mengandalkan hujan ,mengingat kami belum mendapat bantuan pompanisasi dari pemerintah.
Tomo melanjutkan ,kita sudah keluar biaya Rp.7.000.000  sampai Rp.12.000.000 tergantung luas sawah yang di miliki petani di pammana ini,sehingga inilah yang membuat kami menjerit,apalagi kami hanya hidup dari bertani,ibarat judi ,ya kami sedang judi dan kalah taruhan tahun  ini.
Kami  berharap ada perhatian dari pemerintah daerah,apakah bantuan  pompanisasi atau bantuan dampak kerugian ,sebetulnya ada juga petani yang memiliki kompa air,tapi karena danau juga kering apa yang mau  dikompa,sedangkan sungai  2 kilo meter jauhnya,inilah yang harus dipikirkan,selama ini sudah berpuluh tahun kami belum sama sekali tersentuh bantuan pompanisasi dari pemerintah.
Lain tomo lain Tamrin ,petani dari desa simpursia ini juga mengeluh sampai turung di tengah sawah memperlihatkan padinya ke awak media  bagaimana padi yang sudah mulai mengeluarkan buah harus layu dan kering,inlah pak ,wahai pejabat tinjaulah kami,jangan Cuma melihat melihat dikecamatan yang jauh disana ,tetapi kecamatan pinggir kota tidak diperhatikan ,kesal Tamrin sambil menggelengkan kepalanya melihat padinya yang layu .(Lis)

0 komentar:

Posting Komentar