Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar ditetapkan jadi tersangka oleh KPK. (ISTIMEWA)LENSAINDONESIA.COM: Anggota Komisi V DPR RI Nizar Zahro mengapresiasi kinerja Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) yang menetapkan mantan Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar sebagai tersangka suap pembelian mesin pesawat dari Rolls Royce Inggris.
”Momentum perbaikan bagi semua Direktur BUMN di seluruh Indonesia dengan terungkapnya kasus mantan Direktur utara PT Garuda Indonesia yang telah dijadikan tersangka Oleh KPK dan memberikan apresiasi kepada KPK yang telah bekerja dan berhasil mengungkap suap antar lintas negara. Dan ini baru pertama kali,”ujarnya di Jakarta, Jumat (20/1/2017).
Politisi Partai Gerindra itu menyatakan dalam lintas negara dapat diungkap karena ini berkaitam dengan proses pengadaan pesawat yang diduga tidak sesuai. Dia pun mengingatkan agar semua Direktur BUMN agar selalu hati hati dan tidak lalai dalam penentuan proses dan pelaksanaan pengadaan barang jasa.
“Saya yakin dapat dipastikan bahwa KPK mempunyai data yang sangat lengkap dan prihatin atas terjadinya kasus yang membelit mantan Direktur utara PT Garuda Indonesia dan semoga dengan terjadinya kasus ini tidak mengurangi kepercayaan masyarakat Indonesia. Apalagi PT Garuda Indonesia sudah diakui dunia International dan sebentar lagi akan membuka rute Jakarta, Tokyo Los Angeles,” pungkasnya.@dg
0 komentar:
Posting Komentar