Senin, 30 Januari 2017

Ini sinyal PDIP ke Gus Ipul di Pilgub Jatim 2018

Sekretaris DPD PDIP Jatim Sri Untari. Foto: Sarifa-lensaindonesia

LENSAINDONESIA.COM: Nama Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mulai menggaung menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018. Gus Ipul yang juga Wagub Jatim ini juga terus aktif mendekati sejumlah partai politik. Mulai dari PDIP, Partai Golkar, PAN dan lainnya.

Pantauan LICOM, Gus Ipul intens melakukan pedekatan ke partai yang berlambang banteng moncong putih itu. Bahkan, baru-baru ini Gus Ipul juga menyempatkan diri menghadiri acara ulang tahun Ketua Umum Megawati Soekarnoputri di Taman Ismail Marzuki Jakarta pada 23 Januari lalu.

Tak hanya itu, Gus Ipul juga disebut-sebut memiliki kedekatan khusus dengan Megawati dan itu telah dijalin sejak lama. Maka tak heran, jika Gus Ipul terus mendekati Ketum Megawati untuk kepentingannya mendapatkan ‘kendaraan parpol’ agar bisa melenggang di Pilgub nanti.

Dikonfirmasi soal ini, DPD PDIP Jatim mulai memberi sinyal dan tertarik dengan kiprah Gus Ipul. Menurut Sekretaris DPD PDIP Jatim Sri Untari, Gus Ipul disebut punya track record yang baik selama memimpin Jatim dua periode bersama Gubernur Soekarwo.

“Beliau (Gus Ipul) kader NU yang hebat, tangguh dan punya komunikasi yang bagus dengan semua elemen. Terutama saat bersama-sama dengan Pak Gubernur sampai saat ini. Jarang sekali ada pasangan yang bisa bersama dalam dua periode seperti mereka, Menurut saya, itu entry point yang sangat ideal untuk melihat beliau (Gus Ipul) sebagai seorang pemimpin,” ungkap Untari pada LICOM, Senin (30/1/2017).

Tak hanya itu, pihaknya juga menyebut telah menjalin hubungan baik dan cukup lama dangan Gus Ipul yang juga Ketua PBNU ini.

“Alhamdulillah kami baik dengan Gus Ipul dan sering berkomunikasi. Setiap acara partai dan ketua umum, Gus Ipul selalu datang. Ketika kami terjun ke bawah, banyak masyarakat membicarakan sosok Gus Ipul yang terkenal slogan ngopi barengnya. Mereka bilang ke saya cocok itu Gus Ipul,” imbuh wanita yang juga Ketua Fraksi PDIP DPRD Jatim.

Namun, sayangnya keputusan akan menggandeng Gus Ipul atau tidak di Pilgub Jatiim 2018 mendatang tergantung dari perintah DPP PDIP maupun Ketum Megawati.

“Jelas kalau di partai kami, keputusan ada di tangan DPP dan Ketua Umu. Kami yang di DPD ini tugasnya untuk menjaring nama-nama yang jadi proyeksi di Pilgub nanti, Salah satunya dengan survei internal yang hasilnya baru diketahui nanti April 2017,” imbuh Untari.

Ditambahkan, pada survei itu pihaknya akan memasukkan nama kader internal dan eksternal. Di antaranya adalah Wagub Jatim Gus Ipul, Ketua PDIP Jatim Kusnadi, Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Mensos Khofifah Indar Parawansa, Bupati Banyuwangi Azwar Anas, Walikota Batu Eddy Rumpoko, Ketua DPRD Jatim Pak Halim dan Bupati Ngawi Budi ‘Kanang’ Sulistyono.

Apakah PDIP akan mengusung kader sendiri (internal) atau dari luar (eksternal), ia mengaku semua tergantung hasil survei nanti.

“DPP yang menentukan siapa pasangan yang akan diusung. DPD akan menyetor maksimal 4 pasangan nama ke DPP. Nanti DPP akan merekom siapa pasangan yang diusung. Petunjuknya Ketua Umum, kami harus menang setiap Pilgub. Enggak peduli itu apakah kader internal atau eksternal, yang penting menang,” tukasnya.@sarifa

loading...

0 komentar:

Posting Komentar