Selasa, 17 Januari 2017

Gempa SUMUT Dikhawatirkan Picu Reaksi Gunung Sinabung.



PANTER – DELI SERDANG, Gempa berkekuatan 5,6 SR yang mengguncang Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), tadi malam juga berdampak ke Kabupaten Karo. Imbas dari gempa yang terjadi pada Senin (16/1) malam ini, puluhan rumah rusak dan sejumlah bangunan sekolah dasar di Karo rusak.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Karo, Natanail Perangin-angin, mengatakan lokasi yang terdampak gempa tersebut yakni Kecamatan Naman Teran, Kecamatan Payung, dan Kecamatan Merdeka.

Ia menerangkan, terdapat tujuh unit rumah mengalami rusak berat. Sedangkan rumah yang rusak ringan ada 70 unit. Selain itu, 3 unit sekolah dasar juga mengalami rusak ringan.

"Kemudian satu unit masjid rusak ringan. Untuk korban jiwa nihil," kata Natanail.

Sejauh ini, kata dia, aktivitas sebagian masyarakat di Karo sudah kembali normal pascagempa. Aktivitas belajar-mengajar juga kembali normal. gempa 5,6 Skala Richter. Gempa yang berpusat di Kecamatan Sibolangit, Deliserdang dirasakan hingga ke Kota Medan, Karo, Binjai, Pematangsiantar dan Kisaran.


Namun gempa tersebut tidak menimbulkan kerusakan di Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar dan Kisaran.

Pantauan-pantauan Kapolsek yang wilayah hukumnya yang dekat dengan daerah Kabupaten Deliserdang seperti Polsek Serbelawan dan Polsek Pardagangan menyampaikan tidak ada kerusakan di wilayahnya.

"Semalam terasa, cuma goyang-goyang biasa aja. Enggak ada yang rusak kok. Kalau ada tentu sudah saya buat laporan," ujar Kapolsek Pardagangan, AKP Asmara melalui sambungan telepon, Selasa (17/1/2017).

AKP Ilham Harahap, Kapolsek Serbelawan menuturkan hal serupa. Ia menyampaikan bahwa orang-orang merasakan gempa tersebut namun tidak menimbulkan kerusakan apa pun.

"Warga semalam merasakannya. Tapi masih biasa-biasa saja," ujarnya.

Gempa beberapa kali mengguncang sejumlah kabupaten kota di Sumut, Yang paling kuat dirasakan pada pukul 19.42 WIB berkekuatan 5,6 Skala Richter.
Gempa bumi yang mengguncang Sumatera Utara Senin (17/1/2017) malam dikhawatirkan memicu aktivitas Gunubg Sinabung di Kabupaten Karo. Sebab pusat aktivitas gempa berada tak jauh dari Gunung Sinabung.

"Pengaruhnya tentu ada. Kalau dikatakan bisa memicu, tentu saja ada kemungkinan. Karena jarak titik gempa itu dari Gunung Sinabung hanya 25 Km," ungkap Kepala Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan, Syahnan, Selasa (17/1/2017) siang.

Lanjut Syahnan, untuk memastikan lebih lanjut pengaruh gempa terhadap aktivitas Gunung Sinabung bisa ditanyakan kepada ahli geologi. BMKG hanya memantau pergerakan tektoniknya saja.

"Ahli geologi mungkin lebih mampu mendetail pengaruh gempa ini terhadap vulkanik Gunung Sinabung. Pada dasarnya, gempa yang terjadi di Sumut ini karena aktivitas sesar lokal," ungkap Syahnan.

Ia menjelaskan, gempa yang terjadi masuk dalam kategori Shallow Cristal Earthquake atau gempa tektonik kerak dangkal.
Syahnan menyebut, analisis mekanisme sumber ini memberi gambaran bahwa di pusat gempa bumi terdapat struktur sesar yang memiliki pergerakan mendatar mengamankan atau dextral dengan orientasi penyesatan yang berarah barat laut-tenggara di wilayah Gunung Sibayak.

0 komentar:

Posting Komentar