Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, Soekarwo mengibarkan bendera partai saat pelantikan pengurus di JIExpo. (LICOM/Sarifah Aini) LENSAINDONESIA.COM: Pengurus DPD Partai Demokrat Jawa Timur periode 2016-2021 resmi dilantik dan siap untuk mengemban sejumlah tugas partai. Kepengurusan yang terdiri dari 129 orang dengan dipimpin oleh Ketua DPD Partai Demokrat Jatim terpilih Soekarwo itu dilantik oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Hinca Pandjaitan di Gedung JX International Surabaya, Minggu (8/1/2017).
Hinca mengaku bangga dan ikut senang atas pelantikan kadernya di Jatim ini. Ia juga menyampaikan sejumlah pesan yang dititipkan oleh Ketum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang tak ikut hadir dalam acara ini.
“Selamat bagi seluruh jajaran elite DPD di Jatim yang telah dilantik. Ini adalah pelantikan yang terbesar diseluruh jajaran DPD. Pesan pemimpin partai Pak SBY, di Jatim dalam waktu tak lama lagi ada pemilihan kepala daerah di 18 daerah. Ini menjadi gawe kita, Jatim terbesar menyelenggarakan Pilkada Serentak di tahun 2018 nanti. Termasuk Pilkada 2017 dan 2019 nanti. Mari bersama-sama bekerja keras, dan satukan energi untuk memenangkan kompetisi ini,” kata Hinca saat melakukan prosesi pelantikan dihadapan ribuan kader dan masyarakat Jatim.
Tak hanya itu, Sekjen juga meminta para pengurus segera menghidupkan mesin partai selama 24 jam penuh. Karenanya seluruh pengurus harus mempersiapkan segalanya mulai sekarang. Seperti penyelenggaraan musyawarah cabang (Muscab), musyawarah anak cabang (Musancab), hingga persiapan tahap verifikasi partai menjelang Pemilu 2019.
“Pengurus saya perintahkan selama 24 jam jangan tidur, yang boleh tidur hanyalah mata kita. Namun hati dan pikiran harus terus hidup. Mari kita hidupkan mesin partai ini, mulai sekarang pula saya juga meminta seluruh anggota DPR RI dari Dapil Jatim agar turun langsung ke wilayahnya, kita jemput bola. Kita akan keliling di 38 kabupaten/kota untuk memenangkan Demokrat,” tegas politisi kelahiran Sumatera Utara itu.
Sementara, Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Soekarwo mengaku siap menjalankan tugas partainya. Bahkan, pria yang akrab disapa Pakde Karwo itu bertekad bisa meraih kembali suara rakyat di Pemilu 2019.
“Partai Demokrat bertekad memenangkan Pemilu 2019. Dasar partai ini demokrasi religius, partai yang seperti inilah partai yang ditunggu msyarakat. Saya yakin dan percaya Partai Demokrat akan mengambil lagi suara yang pernah diambil oleh saudara-saudara kita dari partai lain. Kita akan rebut itu dan membawa masyarakat Jatim dalam kesejahteraan,” tegas Soekarwo.
Partainya, kata dia, pernah menjadi raja di tingkat nasional maupun Jatim. Soekarwo yakin kepengurusannya juga mampu kembali menjadi yang terbaik. Pakde Karwo mengimbau seluruh kader partai di Jatim untuk menjunjung tinggi demokrasi dan nasionalisme.
Hal lainnya, politisi yang juga Gubernur Jatim ini mengaku akan menyelesaikan agenda Muscab partainya di seluruh 39 kabupaten/kota Jatim. Rencananya akan dilakukan Muscab secara bersamaan dan hanya dibagi dalam empat tahapan.
“Dalam segi organisasi, kami lakukan Muscab. Semakin cepat, semakin baik. Dari 38 daerah akan kita bagi empat tahap, sehingga empat hari selesai. Kita akan cari waktu dulu. Yang jelas nanti Muscab tentu juga dilakukan musyawarah mufakat, syaratnya calon (Ketua DPC) punya kredibilitas bagus, punya kapasitas. Jangan sampai orangnya baik terpercaya tapi ga bisa komunikasi. Karena politik itu aktualisasi,” tambah dia.
Pihaknya juga mengingatkan bagi para kader partainya untuk ikut bersama bekerja keras menghidupkan mesin partai hingga di tingkat anak cabang di seluruh pelosok Jatim.
“Nanti setelah Muscab saya yang akan cek langsung sampai kecamatan. Saya akan memastikan bahwa seluruh DPC Demokrat bergerak semua untuk bersama-sama memenangkan Pilkada juga Pemilu 2019,” imbuh Pakde Karwo.
Meskipun partainya sempat mengalami penurunan suara, tapi tren suara Demokat di sejumlah wilayah justru menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan. Seperti di Dapil VII (Kabupaten Pacitan, Trenggalek, Ponorogo, Magetan, Ngawi dan Dapil XI (Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep).
Selain itu, berdasarkan analisanya dalam Pemilu 2014 lalu bahwa masyarakat lebih condong melihat faktor siapa sosok pemimpinnya (personal) hingga 70 persen. Sedangkan faktor partainya hanya dipilih masyarakat tertentu sekitar 30 persennya saja.
“Jadi suara itu ditentukan oleh orang atau figur. Pilihan terhadap leadership yang kredibel itu menjadi sangat penting. Punya mobilitas tinggi dan banyak jaringan. Soal kenaikan suara, itungan saya kalau kita fokus rekrutmen seperti itu, partai ini bisa naik lebih dari 50 persen. Karena analisis kita itu tadi figur yang bisa mempengaruhi suara rakyat. Untuk persiapan Pemilu 2019 kita kan putuskan dua tahun sebelumnya, sekitar Juni-Juli inilah,” pungkasnya.
Dalam kepengurusan DPD Partai Demokrat Jatim kali ini, para pengurus berkomitmen untuk terus dekat dengan rakyat. Salah satu wujudnya yakni saat acara pelantikan ini DPP dalam melantik pengurus disaksikan oleh ribuan rakyat Jatim. Jika biasanya acara parpol tertutup untuk masyarakat, Demokrat justru membuka diri kepada masyarakat.
Selain acara pelantikan, disediakan pula acara bagi-bagi sembako murah untuk rakyat Jatim. Tak hanya itu, di akhir prosesi pelantikan juga disiapkan sejumlah doorprize bagi masyarakat dengan sistem pengundian. Tak tanggung-tanggung panitia menyiapkan empat unit sepeda motor, televisi, sepeda gunung serta hadiah hiburan lainnya. Untuk hiburan juga ditampilkan sejumlah artis, seperti Joy Tobing, Danang D’Academy, Lilis Darawangi Dangdut Pantura yang diiringi OM Monata.@sarifa/adv
0 komentar:
Posting Komentar