Minggu, 29 Januari 2017

Batam Butuh 10 Ribu Ton Beras Sebulan

Stok Beras Aman

BATAM (HK) - Kebutuhan beras bagi masyarakat Kota Batam dalam sebulan mencapai 10.208 ton, maka dari itu Pemko Batam dalam hal ini Dinas Perindustrian dan Perdagangan harus menjaga ketersedian beras dengan melakukan pengontrolan kepada para Distributor.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Batam, Zarefriadi mengatakan berdasarkan perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS) Batam tahun 2014, jumlah konsumsi beras satu orang rata-rata  di Batam sebanyak 0,3 gram setiap hari.

" Kalau dikalkulasikan dengan jumlah penduduk asumsi sekitar 1,2 juta jiwa, maka akan dibutuhkan 360 ton beras setiap hari, dan sebulan 10.208," ujarnya ketika diwawancarai, Jumat (27/1).

Dilanjutkannya, untuk menjaga kelangkaan beras ditengah masyarakat maka Pemerintah harus menjaga ketersedian dengan cara mempersiapkan stok selama tiga bulan, yakni dengan jumlah sebesar 30.624 ton. " Kalau ketahan beras bisa sampai tiga bulan, jadi setiap ada kekurangan harus disegera dipenuhi, agar tidak berdampak terhadap pelonjakan harga," sebutnya.

Pasalnya, jelas Zaref apabila permintaan lebih banyak dari pada persedian secara otomatis harga akan mengalami kenaikan."Sehingga kita harus kontrol betul stabilitas harga, agar terjadi keseimbangan dan tidak membuat masyarakat resah," timpanya.

Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Batam, menyebut ada 9 distributor beras, diantaranya PT. Era Cinta Indonesia, PT. Srijaya Raya Perkasa, Pt. Sumber Karya Sejati, UD. Setia Kharisma, PT. Five Brother, PT. Prima Surya Sejahtera, UD Maju Jaya Sentosa, serta perorangan Namseng Jafar.

" Kami sendiri akan melakukan pengontrolan kepada seluruh distributor untuk menjamin ketersedian beras," tandasnya. (Cw 56)

Share

0 komentar:

Posting Komentar