Jumat, 09 Desember 2016

Tabrak Karang, Kapal Dikandaskan

evakuasi kapal tenggelamMuatan Nyaris Dijarah Warga

KARIMUN (HK)- Kapal Layar Motor (KLM) Kuala Angkasa yang memuat sejumlah barang kelontong kandas di perairan Batu Cula, Karang Tengah, Kecamatan Kasu, Jumat (9/12) sekitar pukul 04.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Hanya saja, muatan kapal hampir saja dijarah warga dan nelayan setempat.

Komandan Pangkalan TNI AL Tanjungbalai Karimun Letkol Laut (P) Bina Irawan Marpaung bersama Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) IV memimpin proses evakuasi kapal tersebut. Saat itu, Danlanal hendak menghadiri kegiatan sinergitas dengan masyarakat Moro. Namun, ketika mendapat informasi adanya kapal kandas. Pihaknya langsung menuju ke lokasi kejadian.

Menurut Danlanal, kapal dengan GT 173 yang dinahkodai Kapten Sudarman berangkat bersama 5 orang ABK dari Pekanbaru Riau, Kamis malam. Karena cuaca buruk, katanya, kapal pun menabrak karang hingga mengakibatkan kebocoran pada buritan kapal.

"Sekitar pukul 06.00 WIB, kami mendapat informasi dari agen pelayaran, bahwa sekitar pukul 04.00 WIB KLM Bima Sakti mengalami laka laut di perairan Batu Cula akibat cuaca buruk, kapal mengalami kebocoran, dan kapal dikandaskan di atas batu," ungkap Danlanal kepada Haluan Kepri, kemarin.

Saat tiba di lokasi, kata Danlanal, pihaknya melihat nahkoda dan anak buah kapal (ABK) berkumpul di haluan kapal menunggu bantuan. Selanjutya, Lanal Tanjungbalai Karimun menginformasikan ke Lanal Batam dan instansi terkait lainnya untuk membantu proses evakuasi.

Dikatakan, sekitar pukul 07.30 WIB Patkamla Buru dan Combat Boat Lanal Tanjungbalai karimun tiba di lokasi kejadian mendapati kapal dalam kondisi kandas dan tenggelam pada sebagian badan kapal.
Masyarakat dengan menggunakan kapal pancung maupun boat kecil berusaha mendekati kapal dan menjarah muatan kapal. Namun berhasil ditegah.

"Proses evakuasi itu tidak hanya melibatkan Lanal Tanjungbalai Karimun. Namun, juga Patkamla Sea Rider Lanal Batam tiba di lokasi yang diikuti Polair Batam dan KPPBC Tanjungbalai Karimun untuk ikut mengamankan lokasi kejadian. Sekitar pukul 08.00 WIB, situasi benar-benar sudah aman terkendali," pungkasnya. (ham)

Share

0 komentar:

Posting Komentar