Ketua DPR RI, Setya Novanto. Foto: IstimewaLENSAINDONESIA.COM: Politisi Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengaku kaget ketika Ketua DPR RI Setya Novanto (Setnov) di pariksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP.
Doli menilai Setnov memiliki hubungan mesra dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) belakangan terakhir. Terpilihnya Setnov menjadi Ketum Golkar pun mendapat dukungan dari Jokowi. Begitu pula jalan mulus Setnov dalam meraih kembali kursi Ketua DPR.
Karena itu, Doli ragu KPK dapat menjerat Ketua Umum Partai Golkar itu dalam kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP.
“Sebenarnya saya agak kaget ketika Setya Novanto dipanggil KPK terkait kasus pengadaan e-KTP. Ada perubahan politik apa dari istana? Seperti yang kita ketahui bahwa hubungan Setya Novanto dan Jokowi kan sangatlah mesra akhir-akhir ini,” ujarnya di Jakarta, Kamis (15/12/2016).
Doli mengungkapkan, bahwa selama ini Setya Novanto begitu loyalnya kepada Jokowi. Dimulai pengamanan kasus Papa Minta Saham yang menyebutkan nama Jokowi, kemudian menjadikan Golkar satu-satunya partai politik saat ini yang mencalonkan Jokowi sebagai Capres 2019.
Loyalitas Setnov berlanjut dengan dukungan pimpinan Golkar terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam pencalonan Cagub DKI 2017 mendatang. Beragam pujian diberikan Setnov tehadap kinerja pemerintahan.
Menurut Doli, hal itu membuktikan betapa setianya Setnov terhadap Jokowi.
“Dari hubungan itu, tentu sangatlah pantas Setya Novanto dibela juga oleh Jokowi. Ahok saja dalam kasus Sumber Waras di KPK dibela mati-matian oleh Jokowi, masak Setya Novanto yang selalu pasang badan buat Jokowi dibiarkan begitu saja diperiksa KPK,” katanya.
“Beliau selama ini dikenal dari beberapa media sebagai The Untouchable Man (Manusia Kebal Hukum) di Indonesia. Jaringan yang dibangun selama ini di lingkungan aparat penegak hukum oleh Setya Novanto sangat baik. Apalagi sekarang Setya Novanto memiliki dukungan politik yang kuat dari istana dan dukungan jaringan kekuatan kapital dibelakangnya,” pungkas Ketua BAPILU DPP Partai Golkar ini.@dg
0 komentar:
Posting Komentar