Kamis, 15 Desember 2016

Kapal Tenggelam, Nakhoda Hilang

kapal tenggelamKARIMUN (HK)-Kecelakaan laut kembali terjadi di Karimun. Kali ini Kapal Motor (KM) Intan Jaya GT 06 tenggelam di sekitar Pulau Timun dan Pulau Lalang, Kecamatan Kundur Barat, Selasa (13/12) sekitar pukul 18.00 WIB. Kapal tersebut tenggelam karena dihantam gelombang besar. Nakhoda kapal, Aseng hilang dalam peristiwa itu.

Informasi yang dihimpun,  KM Intan Jaya baru saja kembali usai mensuplai air tawar dari Selat Beliah untuk kebutuhan Kapal Isap Produksi (KIP) Timah Paramurai I. Namun, sewaktu pulang menuju Selat Beliah, kapal tersebut tiba-tiba saja dihantam gelombang besar hingga tenggelam.

"Pada saat kapal tenggelam, nakhoda kapal, Aseng ikut tenggelam. Sementara, anak buah kapal (ABK) lainnya,  Aswir berhasil selamat. Begitu mengetahui adanya kapal tenggelam, anggota TNI AL Posmattu dibantu nelayan setempat melakukan pencarian," ungkap Danlanal Tanjungbalai Karimun, Letkol Laut (P) Bina Irawan Marpaung, Rabu (14/12).

Kata Danlanal, hingga siang kemarin pihaknya bersama nelayan dibantu Polair dan Tim SAR terus melakukan pencarian nakhoda kapal yang hilang itu, namun korban belum berhasil ditemukan. Proses pencarian terhadap korban akan terus dilakukan, apalagi cuaca yang semula buruk sekarang sudah mulai bersahabat.

"Pada saat kejadian, cuaca buruk disertai gelombang kuat. Saat itu, air laut masuk ke dalam kapal. Sehingga, kapal mengalami keseimbangan hingga terbalik. Begitu dilakukan pencarian, kapal akhirnya berhasil ditemukan dan ditarik ke Selat Beliah, namun nakhoda masih hilang dan dilakukan pencarian," terangnya.

Dalam satu minggu terakhir, terjadi 3 kecelakaan laut di sekitar perairan Karimun. Kejadian pertama menimpa Kapal Layar Motor (KLM) Kuala Angkasa yang memuat sejumlah barang kelontong kandas di perairan Batu Cula, Karang Tengah, Kecamatan Kasu, Jumat (9/12) sekitar pukul 04.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Hanya saja, muatan kapal hampir saja dijarah warga dan nelayan setempat.

Kemudian, Minggu (12/12) sekitar pukul 05.30 WIB tongkang Bina Marine 108 menabrak Kapal Tugboat (TB) Maju VIII yang tengah bersandar di pelabuhan milik PT Panin. Insiden itu, juga tidak merenggut korban jiwa. Hanya saja, kapal TB maju VIII mengalami kerusakan serius.

Dari catatan Haluan Kepri, tiga peristiwa kecelakaan kapal tersebut disebabkan karena cuaca buruk dan arus laut yang melanda perairan Karimun sejak beberapa hari terakhir. Saat ini, sudah memasuki musim angin utara, yakni angin yang berhembus dari kutub utara menuju selatan. Musim angin utara biasanya disertai gelombang besar. (ham)

Share

0 komentar:

Posting Komentar