Jumat, 16 Desember 2016

Cedera Andik dan Deja Vu Ronaldo

Jakarta (HK)- Andik Vermansyah dipastikan absen dalam laga final leg kedua Piala AFF 2016 di Bangkok, malam ini, Sabtu (17/12). Meski tetap ikut bersama rombongan ke Thailand, ia tak akan bisa tampil karena cedera yang dialaminya pada laga leg pertama saat Indonesia menang 2-1.
Cedera otot lutut yang diderita Andik cukup parah, sehingga ia harus beristirahat selama enam minggu. Hal itu tentu musibah yang cukup memukul timnas, karena pemain Selangor FC itu selama ini menjadi salah satu andalan di sektor sayap.

Tapi netizen melihat cedera itu dari sisi positif. Mereka menyamakan cedera tersebut dengan yang dialami Cristiano Ronaldo dalam laga final Piala Eropa, Juli tahun lalu. Saat itu, pemain Portugal tersebut mengalami cedera di awal babak pertama, tapi ia bisa menyaksikan rekan-rekannya mengalahkan Prancis 1-0 lewat babak perpanjangan waktu.

Para netizen berharap musibah yang menimpa Andik ini bisa menjadi keberuntungan bagi timnas, seperti yang dialami Ronaldo dan Portugal. Artinya, mereka berharap cederanya Andik itu akan diikuti keberhasilan timnas menjadi juara. Semoga saja terkabul!

Indonesia mempunyai keuntungan agregrat 2-1 menatap laga itu. Oleh karenanya, mereka tinggal membutuhkan hasil imbang untuk menjadi juara.

Sementara itu, Thailand wajib menang agar bisa mempertahankan trofi yang mereka raih dua tahun lalu. Oleh karena itu, tim 'Negeri Gajah Putih' diyakin akan tampil all-out. Pelatih Indonesia, Alfred Riedl, sadar dengan hal itu. Dia pun memastikan tim besutannya tak akan kalah ngotot.

"Laga besok (hari ini, red) akan menjadi pertandingan sulit lainnya untuk kami. Kami memang unggul 2-1, tapi tak diragukan lagi bahwa Thailand merupakan tim paling kuat di Asia Tenggara," kata Riedl dalam sesi jumpa pewarta sebelum pertandingan di hotel Grand Emerald, Bangkok, Jumat (16/12) siang.

"Target kami adalah agar bisa melakoni laga yang luar biasa selama 90 menit, dan memberi perlawanan pada Thailand," tambahnya. Timnas Indonesia menunjukkan diri tak bergantung pada satu lini di ajang AFF Suzuki Cup 2016. Semua lini skuad 'Garuda', kecuali kiper, sudah menyumbang gol.

Sebanyak enam pertandingan sudah dilakoni Indonesia di AFF Suzuki Cup tahun ini. Total 12 gol sudah dicetak, kendatipun di sisi lain juga telah kebobolan 11 gol. Semua lini sudah menyumbangkan gol. Dari lini depan, Boaz Solossa menyumbangkan tiga gol hingga untuk sementara menjadi top skorer tim. Satu gol lagi dari lini depan dibukukan oleh Lerby Eliandry.

Dari tengah lapangan, juga ada empat gol tercipta, dua di antaranya dari Stefano Lilipaly. Gol-gol pemain milik Telstar itu dicetak di saat krusial; penentu kemenangan 2-1 di fase grup atas Singapura di fase grup dan semifinal leg kedua melawan Vietnam yang selesai dengan skor 2-2.

Dua gol lain dari lini tengah disumbang dua pemain sayap, Andik Vermansah dan Rizky Pora. Rizky menjadi pencetak gol pertama Indonesia dalam kemenangan 2-1 atas Thailand di partai final leg pertama, sedangkan Andik menyumbang gol dalam kemenangan 2-1 atas Singapura di fase grup.

Sektor pertahanan juga tak mau ketinggalan untuk membobol gawang lawan. Ada empat gol yang sudah dibuat para pemain Indonesia di lini tersebut.

Hansamu Yama Pranata menjadi bek paling subur dengan dua golnya lewat sundulan kepala. Salah satunya gol penentu kemenangan 2-1 Indonesia atas Thailand di stadion Pakansari, Rabu (14/12) malam WIB. Satu gol lain dibukukan ketika Indonesia menang 2-1 di laga leg pertama semifinal melawan Vietnam.

Dua pemain bertahan lainnya yang sudah mengontribusikan gol adalah Manahati Lestusen dan Fachruddin Aryanto.

Produktivitas gol semua lini Indonesia itu jelas akan menjadi modal berharga untuk melakoni laga leg 2 final melawan tim besutan Kiatisuk Senamuang. Indonesia yang mempunyai keunggulan agregrat 2-1, tinggal butuh hasil imbang untuk menjadi juara AFF Suzuki Cup untuk pertama kalinya. (bln/tmp/dtc)

Share

0 komentar:

Posting Komentar