Minggu, 18 Desember 2016

119 Warga Karimun Idap TBC

KARIMUN (HK)- Sepanjang tahun 2016 ini, pengidap penyakit Tuberculosis atau lebih dikenal TBC di Kabupaten Karimun mencapai 119 orang. Penderita paling banyak ditemukan di Kecamatan Meral. Jika dibanding tahun lalu, jumlah tersebut jauh berkurang yang mencapai 125 orang.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun Rachmadi mengatakan, salah satu faktor penyebab banyaknya jumlah penderita TB di Meral karena daerah tersebut memiliki jumlah penduduk yang padat, sekaligus memiliki wilayah lebih luas dibandingan kecamatan lain di Karimun.

Kata Rachmadi, penularan TB sangat mudah. Hanya dengan cara bersin saja, maka penderita bisa langsung menularkan kepada orang lain. Terlebih, jika orang di sekitar penderita TBC  itu memiliki daya tahan tubuh yang rendah. Jika kondisi seseorang sedang drop, maka bakteri akan dengan mudah menyerang orang tersebut.

"Penyakit TBC cukup berbahaya, kalau tidak menjalani pengobatan sampai tuntas, bisa menyebabkan kematian. Karena berbahayanya penyakit itu. Maka Dinas Kesehatan terus memantau penderita TBC di Karimun. Namun sayang, penderita TBC lebih tertutup dan enggan datang berobat ke rumah sakit," ungkap Rachmadi, kemarin.

Untuk mencegah penularan TBC agar tidak meluas, maka pihaknya sudah membentuk tim kesehatan yang tugasnya langsung turun ke rumah- rumah untuk mencari penderita TBC. Jika ditemukan, maka penderita tersebut langsung diminta untuk segera melakukan pengobatan secara teratur di rumah sakit.

Menurut dia, kasus TBC merupakan penyakit yang mematikan nomor 4 di Indonesia. Untuk masa pengobatan TBC biasanya memerlukan waktu hingga 6 bulan, dengan meminum obat dari dokter secara teratur, namun apabila tidak teratur bisa saja waktu pengobatannya akan bertambah.

"Penderita terkadang bandel, seharusnya menjalani pengobatan selama 6 bulan, namun ketika di bulan keempat sudah merasa sembuh langsung memutuskan tidak melanjutkan pengobatan. Maka bakterinya akan muncul kembali, dan pengobatan akan membutuhkan waktu lebih lama lagi," pungkasnya. (ham)

Share

0 komentar:

Posting Komentar