PANTER – SUMUT, Gubenur
Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi berpesan tiga hal kepada Pengungsi Gunung
Sinabung, serta menargetkan paling lama kwartal pertama tahun 2017 seluruh pengungsi
erupsi gunung Sinabung tidak ada lagi yang berada di posko pengungsian. Semua
pengungsi, sudah harus mendapat tempat tinggal baik itu berupa hunian sementara
(huntara) atau hunian tetap.
Hal tsb, ditegaskannya dalam kunjungannya ke Posko
Pengungsian di Jalan Kiras Bangun Kecamatan Simpang Empat, Kabanjahe Kamis
(3/11).
Gubsu didampingi
Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Lodewyk Pusung, Kapolda Sumut Irjen Pol
Rycko Amelza Dahniel, Bupati Karo Terkelin Brahmana, Wakil Bupati Corry Sebayang
, Ketua TP PKK Evi Diana Erry Nuradi dan beserta istri Kapolda dan istri
Pangdam I/BB.
Erry Nuradi meminta Pemerintah Daerah dan pihak
terkait dapat segera merealisasikan pemindahan para pengungsi yang sudah
menderita bertahun – tahun di posko pengungsian.
“Pemerintah pusat sudah
menyediakan anggarannya, tinggal daerah yang mengatur pelaksanaannya. Saya
harap Pemda dapat dengan sebaiknya dan sesegera mungkin memindahkan para
pengungsi ke huntara atau hunian tetap,” ujar Erry.
“Masih cukup banyak
pengungsi yang ada di tempat penampungan kita berharap segera dibangun hunian
sementara (HUTARA) dan hunian tetap. Informasi yang kita dapat dalam minggu ini
Huntara akan dikirim oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan
akan segera dibangun,” kata Erry.
Sementara Pangdam I/BB
meminta Pemkab melakukan percepatan penyediaan lokasi Huntara dan Hunian tetap.
“Yang terpenting
relokasi harus mengikuti kearifan local. Daya tamping harus disesuaikan dengan
kondisi , jangan dipaksakan sehingga mengganggu ketentaraman masyarakat yang
ada di lokasi,” tegas Lodewyk.
Dalam kesempatan itu,
Gubsu didampingin unsure FKPD menyerahkan secara simbolis bantuan sandang dan
pangan kepada pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung warga Desa Kuta Tengah
yang menempati Posko Pengungsi di Jalan Kiras Bangun Kecamatan Simpang Empat.
HT Erry Nuradi berpesan
tiga hal kepada para pengungsi yaitu jangan mencoba menerobos zona merah atau
zona larangan di bawah radius 5 km dari kawah. Kedua, selama di pengungsian
harus menjaga kekompakan dan kebersihan agar terhindar dari berjangkitnya
penyakit. Dan ketiga, tetap melakukan aktivitas sebagaiamana biasa, seperti
anak-anak harus tetap bersekolah.
Sebelumnya Erry dan rombongan berangkat meninjau Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Kecamatan Simpang Empat. Dari pos pengamatan tersebut, Gubsu dan rombongan bisa menyaksikan lokasi bekas Desa yang telah tertimbun material vulkanik setinggi 30-40 meter. Gubsu, Kapolda dan Pangdam mendapatkan penjelasan dari petugas mengenai lokasi-lokasi yang termasuk dalam zona bahaya. Mereka memantau langsung aktivitas gunung sinabung melalui teropong yang ada di pos pengamatan tersebut. (Aasof)
Sebelumnya Erry dan rombongan berangkat meninjau Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Kecamatan Simpang Empat. Dari pos pengamatan tersebut, Gubsu dan rombongan bisa menyaksikan lokasi bekas Desa yang telah tertimbun material vulkanik setinggi 30-40 meter. Gubsu, Kapolda dan Pangdam mendapatkan penjelasan dari petugas mengenai lokasi-lokasi yang termasuk dalam zona bahaya. Mereka memantau langsung aktivitas gunung sinabung melalui teropong yang ada di pos pengamatan tersebut. (Aasof)


0 komentar:
Posting Komentar