Ilustrasi. (ISTIMEWA)LENSAINDONESIA.COM: Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy mengatakan, aksi unjuk rasa 4 November 2016 esok merupakan gerakan moral anak bangsa yang ingin mengekspresikan pandangan berdasarkan keyakinannya yang terusik.
Pasalnya, unjuk rasa diinisasi sejumlah ormas keagamaan untuk yang menginginkan adanya penegakan proses hukum terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang dituduh menista agama.
Menurut Rommy sapaan akrab Romahurmuziy, setidaknya ada sejumlah asalan kenapa munculnya aksi protes masyarakat terhadap pernyataan Ahok terkait surat Al-Maidah ayat 51 di Kepulauan Seribu waktu lalu.
“Gerakan esok adalah murni penyampaian pendapat dan pengawalan penegakan hukum yang dibolehkan dalam peraturan petundang-undangan sebagai bentuk kemerdekaan berserikat dan mengeluarkan pendapat, karenanya seluruh pengawalan keamanannya hendaknya dilakukan secara simpatik dan persuasif,” ujar Romahurmuziy melalui keterangan tertulisnya, Kamis (3/11/2016).
Kedua, lanjut Rommy, pihaknya menghimbau semua elemen masyarakat yang akan melakukan unjuk rasa besok, berjalan aman dan tentram, sehingga tak mengganggu kepentingan umum. Terpenting, lanjut Rommy, aspirasi dari penuntut keadilan didengarkan oleh pihak-pihak terkait mengenai duduk persoalan dan tuntutan.
“Islam itu cinta kedamaian dan damai itu indah, maka pertunjukkanlah Islam rahmah,” jelasnya.
Selain itu Romy un mengingatkan, masyarakat pengunjuk rasa tetap waspada dan tidak terpancing dengan pihak-pihak penyusup yang ingin memancing dengan isu SARA, provokasi, intimidasi, maupun subversif baik dari dalam maupun luar.
Rommy juga berharap, aspirasi atau tuntutan masyarakat pencari keadilan diharapkan ditindaklanjuti oleh Polri secara profesional, akuntabel, transparan dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Terkait demo besok, Romy juga mengimbau, agar tidak membawa atribut parpol dan kontestan Pilkada DKI 2017, agar kemurnian unjuk rasa tetap terjaga.
“Sebagai parpol Islam terbesar di DKI Jakarta yang menjadi pengusung kontestan pilkada, PPP menyerukan agar seluruh pihak mampu menjaga kemurnian aksi besok dari politisasi yang bisa saja dikait-kaitkan dengan pilkada DKI 2017,” pungkas Rommy.@yuanto
0 komentar:
Posting Komentar